Senin, 19 Januari 2015

John is Elijah who is to come. (Matius 11:12-15)

karyadim642.blogspot.com

MATIUS 11:12-15
12 Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.
13 Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes
14 dan--jika kamu mau menerimanya--ialah Elia yang akan datang itu.
15 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!

12 And from the days of John the Baptist until now the kingdom of heaven suffers violence, and the violent take it by force.
13 For all the prophets and the law prophesied until John.
14 And if you are willing to receive it, he is Elijah who is to come.
15 He who has ears to hear, let him hear!

Ayat 12 Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.

Ini adalah ayat yang sukar untuk diterjemahkan ! atau dijelaskan, tapi di terjemahan NIV: ‘From the days of John the Baptist until now the Kingdom of Heaven has been forcefully advancing, and forceful men lay hold of it’ (= ).

Saya lebih setuju dengan NIV. Jadi, arti dari ay 12 adalah: sejak jaman Yohanes Pembaptis, Kerajaan surga maju pesat, tetapi tidak semua orang mau / bisa masuk. Hanya orang-orang yang ‘kuat’ (yang sungguh-sungguh, yang berani melawan tradisi, yang mau taat kepada Tuhan) yang bisa masuk. Arti seperti ini cocok dengan Lukas 13:24;  Kisah Para Rasul 14:22.

Ayat 13. Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes.
Inipun agak aneh karena dikatakan Hukum Taurat Bernubuat, tapi Hukum Taurat “Menyatakan/Memaklumkan” dengan penuh keyakinan bahwa nubuat kenabian tidak akan padam.

Ulangan 18:15, 18
15 Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.
18 seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.

Orang Yahudi Ortodoks membenci Yesus karena, Yesus telah melanggar Taurat. Namun bila mereka memperhatikan dengan benar pernyataan Taurat, baik Taurat maupun para nabi menunjuk kepadanya.

Ayat 14. dan--jika kamu mau menerimanya--ialah Elia yang akan datang itu.

Yesus menjelaskan bahwa Yohanes Pembaptis adalah Elia yang dinubuatkan itu.
(lihat dan bandingkan. Maleakhi 4:5 ”Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu
Matius 17:10-14)

Tetapi Yohanes 1:21, Yohanes Pembaptis sendiri berkata bahwa ia bukanlah Elia!
Ayat ‘pendamai’ kedua bagian ini adalah Lukas 1:17 - Yohanes Pembaptis datang dengan roh (= semangat) dan kuasa Elia.

Masalahnya mau percaya atau tidak, Ini menujukan bahwa dalam menerima kebenaran, bukan hanya pikiran (mind) yang berperan, tetapi juga kehendak (will)! Banyak orang yang pikirannya mau menerima / menyetujui suatu ajaran, tetapi kehendak / kemauannya tidak mau menurutinya.

Ayat 15 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!

Ini mungkin adalah ayat yang paling sering diucapkan oleh Yesus. Ayat seperti ini ada di banyak bagian Kitab Suci, seperti:

Ø  Matius 13:9; Markus 4:9; Lukas 8:8.
Ø  Matius 13:43.
Ø  Markus 4:23; Lukas 14:35.
Ø  Wahyu 2:7,11,17,29;  Wahyu 3:6,13,22;  Wahyu 13:9.

Ayat Kitab Suci yang mirip/sejenis: Markus 8:18;  Lukas 8:18

Baca juga Yakobus 1: 19!

Banyaknya ayat-ayat seperti ini menunjukkan bahwa mendengar Firman Tuhan bukanlah hal yang mudah! Ada banyak halangan seperti:
v  Kesombongan, merasa sudah mengerti.
v  Kekerasan hati, tidak mau menerima kebenaran yang didengar.
v  Kebodohan (baik jasmani maupun rohani) sehingga tidak bisa mengerti
v  Tidak kosentrasi (karena lelah, mengantuk, tidak interest, karena banyak persoalan dalam pikiran, dsb).
v  Selalu berbicara pada saat mendengar Firman Tuhan (Yak 1:19).
v  Marah pada waktu mendengar Firman Tuhan (Yak 1:19).
v  Motivasi yang salah dalam mendengar Firman Tuhan.
v  Menerapkan Firman Tuhan bukan pada diri sendiri tetapi pada orang lain (Firman Tuhan bukannya jadi cermin tetapi jadi kaca spion!).

Karena banyaknya halangan-halangan ini, maka untuk bisa mendengar Firman Tuhan dengan baik melalui baca firman, pendalaman Alkitab, ibadah di Gereja dan lain-lain, kita harus betul-betul berusaha untuk mempersiapkan diri sebelum mendengar Firman Tuhan, yaitu dengan:

a.  Berdoa, mengakui dosa, minta pimpinan / terang Roh Kudus, dan sebagainya.
b.  Jangan datang terlambat, supaya ada waktu untuk menenangkan diri sehingga betul-betul siap menerima Firman Tuhan.
c.  Ikutlah dalam puji-pujian dengan sepenuh hati supaya saudara disiapkan untuk menerima Firman Tuhan.
d.  Dengar baik-baik dari awal sampai akhir!

Jadi akhirnya saudara-saudara Tuhan dapat mengutus utusan-Nya, tetapi manusia dapat menolak untuk mengakuinya, Tuhan dapat menyampaikan kebenaran-Nya, tetapi manusia dapat menolak melihatnya.
Itulah sebabnya Yesus mengakhiri dengan imbauan agar orang yang mempunyai telinga harus menggunakannya untuk mendengar.


Tgl.18 Januari 2015
Karyadim642.blogspot.com

12 π  δ  τν  μερν  ωάννου*  το  Βαπτιστο  ως  ρτι    βασιλεία  τν  ορανν  βιάζεται,  κα  βιαστα  ρπάζουσιν  ατήν. 
13 πάντες  γρ  ο  προφται  κα    νόμος  ως  ωάννου*  προφήτευσαν• 
14 κα  ε  θέλετε  δέξασθαι,  ατός  στιν  λίας*    μέλλων  ρχεσθαι. 
15   χων  τα  κουέτω.


12 apo  de  tōn  ēmerōn  iōannou  tou  baptistou  eōs  arti  ē  basileia  tōn  ouranōn  biazetai  kai  biastai  arpazousin  autēn. 
13 pantes  gar  oi  prophētai  kai  o  nomos  eōs  iōannou  eprophēteusan• 
14 kai  ei  thelete  dexasthai  autos  estin  ēlias  o  mellōn  erchesthai. 

15 o  echōn  ōta  akouetō.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar