Selasa, 23 Desember 2014

UNLESS YOU BREAK YOUR SINFUL HABIT


To trap a wolf, the Eskimos used to take a hunting knife, and dip it in animal blood, and freeze it, then put another layer of blood, and freeze it again, and then bury the knife in the snow with the blade exposed.

A wolf would come by and start licking the blood off of the blade of the knife.

The wolf would continue doing this until finally it wasn't the animal blood that he was licking, it was his own, and he didn't know the difference until it was too late, and he had bled to death.

And that my friend how addiction works and why it's so desctructive.

Unless you break your sinful habit, before you know it, you no longer have control of your life, the enemy has overtaken you.


Now it the time to break the bonds of sins and be free forever.

MEMBANGUN TEMBOK bukannya JEMBATAN

‎​‎​"People are lonely because they build walls instead of bridges." »Joseph Fort Newton«


“Orang menjadi kesepian karena mereka membangun ‘tembok’ dan bukannya ‘jembatan'." »Joseph Fort Newton«

Amsal 27:10 Jangan kau tinggalkan temanmu dan teman ayahmu. Jangan datang dirumah saudaramu pada waktu engkau malang. Lebih baik tetangga yang dekat daripada saudara yang jauh.

Egoisme sudah demikian merasuk kehidupan manusia saat ini, banyak dari kita hanya mau bersahabat karena melihat peluang atas sebuah persahabatan, jika menguntungkan baru disebut sahabat, kalau sebaliknya disebut musuh atau kompetitor.

Tanpa sadar kita membangun tembok egoisme, yang membuat kita menjadi musafir ditengah tengah dunia yang hiruk pikuk ini.


Bangunlah hubungan berdasarkan hati nurani yang tulus murni tanpa melihat keuntungan, agar kita memperoleh persahabatan sejati sehingga kita tidak kesepian hidup didunia ini.

TUHAN MELUPAKANNYA!


Pengampunan tidak berbicara tentang seberapa besar atau kecil dosa Anda, Dia hanya mau Anda tulus mengakui dosa-dosa Anda kepada-Nya dengan hati yang tulus dan jujur. » Rick Warren«

Roma 3:24 "Dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus."

Ketika kita mengaku dosa kepada Tuhan, Dia tidak mengingat- ingatnya; Tuhan melupakannya!

Tidak perlu mengemis, karena kasihNya yang sangat luar biasa maka Allah ingin mengampuni kita lebih dari yang kita minta.

Jangan tawar-menawar, "Tuhan, jika Engkau mengampuniku, aku tidak akan pernah melakukannya lagi!", maka dalam hitungan jam atau hari kita akan jatuh dalam dosa yang sama.

Jangan menyogok "Tuhan, jika Engkau mau mengampuniku untuk yang satu ini, aku akan ..." pergi ke gereja setiap Minggu, akan membaca Alkitab setiap hari, akan memberi perpuluhan 15 atau 20 persen!

Jangan mengemis, menawar, atau menyogok Tuhan, kita hanya perlu percaya pada-Nya.

Roma 3:24 "Dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus."

Pengampunan tidak didasarkan pada seberapa dikit atau seberapa banyak kita berbuat dosa, tetapi percaya pada janji Allah, apabila kita mengakui dosa-dosa, maka Dia akan mengampuninya.


Ibadah dan melayani bukan balas budi pada Tuhan, tapi karena kita sangat mengasihiNya serta rindu mengalami perjumpaan dengan Dia!!!