Senin, 23 Desember 2013

You Will Know Them by Their Fruits/Nabi Palsu, Matius 7:15-20

Matius 7:15-20
15 "Beware of false prophets, who come to you in sheep's clothing, but inwardly they are ravenous wolves.
16 You will know them by their fruits. Do men gather grapes from thornbushes or figs from thistles?
17 Even so, every good tree bears good fruit, but a bad tree bears bad fruit.
18 A good tree cannot bear bad fruit, nor can a bad tree bear good fruit.
19 Every tree that does not bear good fruit is cut down and thrown into the fire.
20 Therefore by their fruits you will know them.

15   Προσέχετε  π  τν  ψευδοπροφητν  οτινες  ρχονται  πρς  μς  ν  νδύμασιν  προβάτων  σωθεν  δ  εσιν  λύκοι  ρπαγες. 
16   π  τν  καρπν  ατν  πιγνώσεσθε  ατος  μήτι  συλλέγουσιν  π  κανθν  σταφυλς    π  τριβόλων  σκα; 
17   οτως  πν  δένδρον  γαθν  καρπος  καλος  ποιε,  τ  δ  σαπρν  δένδρον  καρπος  πονηρος  ποιε
18   ο  δύναται  δένδρον  γαθν  καρπος  πονηρος  νεγκεν,  οδ  δένδρον  σαπρν  καρπος  καλος  ποιεν. 
19   πν  δένδρον  μ  ποιον  καρπν  καλν  κκόπτεται  κα  ες  πρ  βάλλεται. 
20   ρα  γε  π  τν  καρπν  αυτν  πιγνώσεσθε  ατούς.

NABI PALSU
Dijuluki sebagai SRIGALA. Yehezkiel 22:27; Zephania 3:3; Kisah Rasul  20:29; Matius 10:6; Yohanes 10:12.

Nabi Palsu adalah Serigala yang berkedok Domba, pakaian khusus Nabi adalah Jubah berbulu.
1 Raja-raja 19:13,19; 2 Raja-raja 1:8; Zakaria 13:4.

Ø  nabi adalah orang yang mempunyai kedudukan tinggi. Jadi, mereka menyamar sebagai orang yang punya kedudukan tinggi seperti Majelis, Pengurus Gereja dan sebagainya.
Ø  nabi adalah orang yang memberitakan Firman Tuhan. Jadi, mereka menyamar sebagai orang yang memberitakan Firman Tuhan seperti Pendeta, Penginjil, guru sekolah minggu, guru agama dan sebagainya. Ini yang membuat mereka sangat berbahaya. Dengan pengajaran mereka yang sesat mereka menyesatkan banyak orang.

Pohon dikenal dari Buahnya, tetapi di Zaman Tuhan Yesus ada SEMAK DURI yang buahnya mirip anggur kecil, dan RUMPUT DURI yang dari jauh terlihat seperti buah Ara.

Guru-guru palsu mengajar hanya untuk :
     1.     Memperoleh sesuatu.
    Padahal tugas guru adalah membuka pikiran orang pada Kebenaran.
     2.    Prestise atau Gengsi.
    Mengajar hanya untuk menunjukan kepintarannya sendiri. Yohanes 7:18  Yohanes 3:30
     3.    Menyampaikan ide-ide dan pendapatnya sendiri saja. Ajaran yang sesat 
         (Ulangan 13:1-3;2 Petrus 2:1;Galatia 1:6-9;Titus 1:11;1 Yohanes 4:1-3;2 Yohanes 7-11).
     4.    Memisahkan Agama dari Hidup.
    Setiap ajaran yang menyingkirkan orang Kristen dari hidup dan kegiatan di dunia nyata     adalah ajaran palsu.
    Orang Kristen harus secara langsung terlibat didalam kancah kehidupan nyata sehari-       hari didunia ini.
     5.    Agama yang sombong dan bersifat memisahkan diri.

Suatu pengajaran palsu apabila menghasilkan agama yang :
     a.    Utamanya hanya terdiri dari Ketaatan-ketaatan padda hal-hal yang lahiria saja.
    Padahal kekristenan adalah Gaya Hidup dan sikap hati kepada Tuhan dan sesama               manusia.
     b.    Hanya terdiri dari larangan-larangan.
    Agama yang didasarkan pada deretan larangan adalah agama palsu.
     c.    Mudah dan Gampang.
    Menganggap enteng Keselamatan. Roma 6.
    -          Membuang tiang-tiang penting Agama.
    -          Mengeluarkan salib dari Kekristenan.
    -          Mengurangi ancaman yang terkandung didalamnya. 2 Tawarik 18:12  1 Yohanes 4:5
    -          Mengesampingkan Hukuman.
    -          Meninabobokan orang. Yeremia 23:16-17  Yeremia 8:11

Bekasi, 23 Desember 2013

Karyadim642.blogspot.com

You Will Know Them by Their Fruits
15 prosechete  apo  tōn  pseudoprophētōn  oitines  erchontai  pros  umas  en  endumasin  probatōn  esōthen  de  eisin  lukoi  arpages. 
16 apo  tōn  karpōn  autōn  epignōsesthe  autous  mēti  sullegousin  apo  akanthōn  staphulas  ē  apo  tribolōn  suka; 
17 outōs  pan  dendron  agathon  karpous  kalous  poiei,  to  de  sapron  dendron  karpous  ponērous  poiei. 
18 ou  dunatai  dendron  agathon  karpous  ponērous  enenkein,  oude  dendron  sapron  karpous  kalous  poiein. 
19 pan  dendron  mē  poioun  karpon  kalon  ekkoptetai  kai  eis  pur  balletai. 
20 ara  ge  apo  tōn  karpōn  autōn  epignōsesthe  autous.

15 "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
16 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
17 Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
18 Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
19 Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.

20 Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.

Christmas Animation 2
















Senin, 16 Desember 2013

HIDUP ADALAH PILIHAN. Matius 7:13-14

 Matius 7:13-14
karyadim642.blogspot.com

The Narrow Way
13 "Enter by the narrow gate; for wide is the gate and broad is the way that leads to destruction, and there are many who go in by it.
14 Because narrow is the gate and difficult is the way which leads to life, and there are few who find it.
13  Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
14  karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."

Enter through the Narrow Gate
13   Εσέλθατε  δι  τς  στενς  πύλης  τι  πλατεα  κα  ερύχωρος    δς    πάγουσα  ες  τν  πώλειαν  κα  πολλοί  εσιν  ο  εσερχόμενοι  δι’  ατς· 
14   τι  στεν    πύλη  κα  τεθλιμμένη    δς    πάγουσα  ες  τν  ζων  κα  λίγοι  εσν  ο  ερίσκοντες  ατήν.
13 eiselthate  dia  tēs  stenēs  pulēs  oti  plateia  kai  euruchōros  ē  odos  ē  apagousa  eis  tēn  apōleian  kai  polloi  eisin  oi  eiserchomenoi  di  autēs· 
14 oti  stenē  ē  pulē  kai  tethlimmenē  ē  odos  ē  apagousa  eis  tēn  zōēn  kai  oligoi  eisin  oi  euriskontes  autēn.

HIDUP ADALAH  PILIHAN.
Musa, Yosua dan Yeremia mendapatkan perintah Tuhan untuk menyatakan kepada orang Israel Pilihan hidup. Ulangan 30:15-20, Yosua 24:15; Yeremia 21:8

PERBEDAAN KEDUA JALAN ITU :
1.     Tidak pernah ada jalan yang mudah untuk menuju KEBESARAN.
KEBESARAN selalu merupakan hasil kerja keras.
Kemapuan yang dimiliki oleh Pemusik terkenal, atlit, pemain sepakbola, dan siapa saja, baik di berbagai disiplin ilmu dan lain-lain, semuanya itu tidaklah diperoleh tanpa keringat.
Ssesuatu yang didapat tanpa kerja keras hanyalah tipu muslihat atau angan-angan saja.
Demikian pula dalam prinsip kekristenan menjaga keselematan itu tidak semudah membalik telapak tangan.
Pintu / jalan sempit menggambarkan kesukaran! Matius 7:13 mengatakan ‘Masuklah ...’. Tetapi ayat pararelnya yaitu Lukas 13:24 mengatakan ‘Berjuanglah ...’ [NIV: ‘Make every effort ...’ (= Lakukan setiap usaha)]. Ini semua jelas menunjukkan bahwa kita tidak mungkin masuk surga tanpa melalui kesukaran (bdk. Kisah 14:22  Filipi 1:29  2 Timotius 3:12).

2.    Jalan panjang dan jalan pendek.
Sesuatu yang baik, sempurna, yang berhasil, jarang sekali muncul secara tiba-tiba, semuanya itu hasil kerja yang lama serta tekun. Dan pada akhirnya jalan yang panjang itu adalah jalan yang terbaik.

3.    Jalan yang berdisiplin dan jalan yang tak berdisiplin.
Tak seorangpun akan dapat mencapai suatu keberhasilan tanpa disiplin, dan tak seorangpun akan dapat mempertahankan keberhasilannya itu tanpa disiplin.

4.    Jalan yang telah dipikirkan secara matang dan jalan yang asal-asalan.
Orang yang berpikir matang tidak akan mengambil jalan yang mudah, pintas, pendek dan tanpa disiplin.

Bekasi, 16 Desember 2013


Karyadim642.blogspot.com

Sabtu, 14 Desember 2013

Christmas Animation

karyadim642,blogspot.com

karyadim642.blogspot.com

karyadim642.blogspot.com

karyadim642.blogspot.com

karyadim642.blogspot.com

Kamis, 12 Desember 2013

ETIKA YANG LUAR BIASA, Matius 7:12


Matthew 7:12
12 Therefore, whatever you want men to do to you, do also to them, for this is the Law and the Prophets.
12   Πάντα  ον  σα  ἐὰν  θέλητε  να  ποισιν  μν  ο  νθρωποι  οτως  κα  μες  ποιετε  ατος  οτος  γάρ  στιν    νόμος  κα  ο  προφται.
12 panta  oun  osa  ean  thelēte  ina  poiōsin  umin  oi  anthrōpoi  outōs  kai  umeis  poieite  autois  outos  gar  estin  o  nomos  kai  oi  prophētai.
12 "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

Inilah ayat pengajaran Tuhan Yesus  yang paling puncak dari seluruh ETIKA SOSIAL dan merupakan ajaran yang paling kekal.

Ajaran ini adalah ajaran yang baru dan sekaligus merupakan pandangan yang baru pula tentang hidup dan kewajiban kehidupan. Dan didalam ajaran-ajaran dunia yang lain ada kesejajaranya tapi dalam bentuk yang negatip. 

Contoh :
     a.    Rabbi Yahudi mengajarkan, “apa yang engkau benci, jangan kau lakukan terhadap orang lain.
     b.    Orang-orang Budha :”semua orang takut akan cambuk dan mati; tempatkanlah dirimu ditempat orang lain, jangan membunuh, dan jangan menyebabkan terjadi pembunuhan; semua orang takut akan cambuk, hidup sangat berharga bagi setiap orang; berbuatlah sebagaimana engkau ingin orang lain berbuat kepadamu, jangan membunuh dan jangan menyebabkan terjadi pembunuhan. 
     c.    Yunani dan Romawi, “Janganlah melakukan hal-hal yang menyebabkan engkau sendiri marah apabila hal-hal itu dilakukan orang lain terhadap dirimu sendiri.
     d.    Ajaran Stoa, “Apa yang tidak engkau  inginkan menimpa dirimu sendiri, janganlah engkau timpakan kepada orang lain”.

Bentuk negative hukum diatas tidak mengandung apa-apa, kecuali larangan untuk melakukan hal-hal tertentu saja. Dan untuk mentaati larangan seperti itu tidaklah sulit. Aturan itu lebih merupakan aturan umum, artinya aturan itu dapat ssaja dipatuhi oleh orang-orang yang tidak mempunyai iman atau kepercayaan, atau bahkan yang tidak berminat terhadap agama.

Setiap orang bisa saja tidak pernah merugikan orang lain, namun ia tetap merupakan orang yang tidak berguna bagi sesamanya. Setiap orang dapat memenuhi aturan negative tersebut secara memuaskan dengan cara tidak berbuat apa-apa sama sekali. Kalau ia terus menerus tidak berbuat apa-apa, ia tidak akan pernah melanggar aturan itu. Dan kebaikan yang hanya berisi pasifitas seperti itu tentu bertentangan dengan kebaikan yang diajarkan oleh kekristenan. 

Sebaliknya kalau aturan dan hukum itu diungkapkan dengan bentuk positif, maka kita akan mendapatkan hal yang baru. Kita melakukan yang baik untuk orang lain, supaya orang lain berbuat baik, dengan kita terlebih dahulu yang melakukan perbuatan baik, hal ini bukanlah hal mudah, biasanya sebaliknya kalau orang berbuat baik maka kita baru akan membalas berbuat baik. Dan sikap dan gaya hidup baru seperti inilah yang menyebabkan hidup itu indah.

Bekasi, 12 Desember 2013


Karyadim642.blogspot.com

Rabu, 11 Desember 2013

MINTA, CARI,DAN KETOK. Matius 7:7-11

Matius 7:7-11

Keep Asking, Seeking, Knocking
7   "Ask, and it will be given to you; seek, and you will find; knock, and it will be opened to you.
8 For everyone who asks receives, and he who seeks finds, and to him who knocks it will be opened.
9 Or what man is there among you who, if his son asks for bread, will give him a stone?
10 Or if he asks for a fish, will he give him a serpent?
11 If you then, being evil, know how to give good gifts to your children, how much more will your Father who is in heaven give good things to those who ask Him!

7   Ατετε  κα  δοθήσεται  μν  ζητετε  κα  ερήσετε,  κρούετε  κα  νοιγήσεται  μν· 
8   πς  γρ    ατν  λαμβάνει  κα    ζητν  ερίσκει  κα  τ  κρούοντι  νοιγήσεται. 
9     τίς  ξ  μν  νθρωπος,  ν  ατήσει    υἱὸς  ατο  ρτον  μ  λίθον  πιδώσει  ατ
10     κα  χθν  ατήσει  μ  φιν  πιδώσει  ατ
11   ε  ον  μες  πονηρο  ντες  οδατε  δόματα  γαθ  διδόναι  τος  τέκνοις  μν  πόσ  μλλον    πατρ  μν    ν  τος  ορανος  δώσει  γαθ  τος  ατοσιν  ατόν.

Setiap orang orang ingin tahu cara berdoa yang benar sehingga doanya didengar. Ada beberapa hal yang sering ditanyakan tentang doa/permohonannya kepada Tuhan.:

     a.    apakah doanya ditujukan kepada Tuhan yang kikir yang harus dipaksa agar mengabulkan ?
     b.    apakah doanya ditujukan kepada Tuhan yang malah sebaliknya mendapatkan sengsara baru ?
     c.    apakah doanya ditujukan kepada Tuhan yang sangat baik hati, yang telah memberi sebelum diminta.

Ayat 7 dan 8 ini adalah :
1.   Ini adalah suatu perintah untuk berdoa. Doa bukan sekedar sesuatu yang diijinkan tetapi merupakan sesuatu yang diperintahkan. Karena itu, ‘tidak berdoa’ merupakan suatu dosa (1 Samuel 12:23).
Ada orang-orang yang menganggap doa itu tak ada gunanya karena berdoa atau tidak berdoa toh tidak ada bedanya. Orang yang tidak berdoa juga diberi makan, lulus ujian dan sebagainya.

Untuk hal ini ada beberapa penjelasan:
a.   Dalam hal jasmani, memang ada kemungkinan orang yang tak berdoapun akan menerima sesuatu dari Tuhan. Tetapi kita tetap harus membedakan antara pemberian Tuhan sebagai Pencipta kepada manusia ciptaanNya dan pemberian Tuhan sebagai Bapa kepada anakNya.
b. Dalam hal rohani, orang yang tidak minta tidak akan menerima. Misalnya: pengampunan dosa hanya diberikan oleh Allah kepada mereka yang memintanya.

Jadi, berdoa sangat berguna dan kita diperintahkan untuk berdoa. Seberapa banyak saudara berdoa?

2.   Kata-kata ‘mintalah’, ‘carilah’, dan ‘ketoklah’ dalam ayat 7 adalah dalam bentuk present imperative. 
Dalam bahasa Yunani ada dua bentuk perintah yaitu:
   Ø  aorist imperative: ini adalah perintah yang hanya perlu dilakukan 1 x. Contoh:                 Yohanes 2:7.
   Ø  present imperative: ini adalah perintah yang harus dilakukan terus-menerus.                  Contoh: Ef 5:18.

Kata-kata dalam Matius 7:7 itu ada dalam bentuk present imperative dan karena itu berarti bahwa kita harus terus menerus berdoa.  Itu sebabnya saudara harus berdoa dengan tekun?

3.   Tuhan hanya memberi yang baik kepada kita (ayat 11).
a.   Ayat yang pararel dengan Matius 7:11 adalah Lukas 11:13 - “Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepadaNya.’”.

     Tetapi di situ disebutkan ‘Roh Kudus’ (dalam bahasa Yunani tanpa definite article ‘the’). Apa artinya? Ada beberapa penafsiran:
1.   Ada yang mengatakan bahwa yang dimaksud betul-betul Roh Kudus (pribadi ke-3 dari Allah Tritunggal),
2.   Itu berarti ‘kehadiran dan pekerjaan Roh Kudus dalam diri kita’.
3.   Itu berarti hal-hal yang bersifat rohani.
Calvin (hal 354) termasuk dalam golongan ini.
4.   Ada yang berkata bahwa istilah ‘Roh Kudus’ mencakup ‘semua hal yang baik’.

William Hendriksen: “Here Matthew’s version has ‘good gifts,’ while Luke’s has ‘the Holy Spirit.’ These two are in perfect accord, for is not the Holy Spirit the very Source of all that is good?” (= Di sini versi Matius mengatakan ‘’pemberian yang baik’ sementara versi Lukas mengatakan ‘Roh Kudus’. Kedua hal ini sesuai secara sempurna, karena bukankah Roh Kudus adalah Sumber dari semua yang baik?) - hal 613-614.

Bandingkan Lukas 11:13 ini dengan Yesaya 44:3b - “Aku akan mencurahkan RohKu ke atas keturunanmu, dan berkatKu ke atas anak cucumu”. Ini bisa dianggap sebagai ‘synonymous parallelism’ (2 kalimat paralel yang sinonim / berarti sama), sehingga ‘RohKu’ = ‘berkatKu’.

b.   Waktu kita menafsirkan ay 7-8, kita harus memperhatikan ay 9-11.
Ada banyak orang yang menafsirkan ay 7-8 terlepas dari ay 9-11 sehingga mereka menyimpulkan bahwa Allah akan memberikan segala sesuatu yang kita minta. Ini salah! Karena jelas sekali ay 11 mengatakan bahwa Allah hanya memberi yang baik kepada kita. Yang dimaksud dengan ‘yang baik’ itu jelas adalah yang baik dari sudut pandang Allah, bukan sudut pandang kita.

c.   Kadang-kadang ada orang yang berdoa untuk meminta sesuatu yang jelas-jelas adalah dosa tetapi dikabulkan. Bagaimana hal itu terjadi?

   v  pengabulan itu mungkin datang dari setan.
   v  pengabulan itu bisa datang dari Tuhan karena Tuhan hendak menghajar orang itu (1Sam 8:6-9).

d.   Supaya doa kita tak sia-sia, maka kita harus meminta apa yang baik. Supaya kita tahu apa yang baik, kita harus belajar Firman Tuhan! Jadi, doa tidak bisa dipisahkan dari Firman Tuhan. Orang yang tidak mengerti Firman Tuhan tidak akan bisa berdoa dengan baik / benar. 

e.   Kalau Tuhan memberikan semua yang kita minta, itu sebetulnya adalah malapetaka bagi kita karena kita akan menerima segala sesuatu menurut kebijaksanaan kita. Kalau Tuhan menyensor permintaan kita, maka kita akan menerima segala sesuatu sesuai kebijaksanaan Tuhan. 

Illustrasi: kalau orang tua menuruti segala permintaan anak, itu mencelakakan / membunuh anak itu!

Bekasi, 11 Desember 2013

Karyadim642.blogspot.com

Ask, Seek, Knock
7 aiteite  kai  dothēsetai  umin  zēteite  kai  eurēsete,  krouete  kai  anoigēsetai  umin· 
8 pas  gar  o  aitōn  lambanei  kai  o  zētōn  euriskei  kai  tō  krouonti  anoigēsetai. 
9 ē  tis  ex  umōn  anthrōpos,  on  aitēsei  o  uios  autou  arton  mē  lithon  epidōsei  autō; 
10 ē  kai  ichthun  aitēsei  mē  ophin  epidōsei  autō; 
11 ei  oun  umeis  ponēroi  ontes  oidate  domata  agatha  didonai  tois  teknois  umōn  posō  mallon  o  patēr  umōn  o  en  tois  ouranois  dōsei  agatha  tois  aitousin  auton.

7 "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
8  Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
9  Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,
10  atau memberi ular, jika ia meminta ikan?

11  Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."