Sabtu, 30 Agustus 2014

HASTA

karyadim642.blogspot.com
“HASTA”
Kejadian 6:13-22 Pembangunan Bahtera Nuh
Beginilah engkau harus membuat bahtera itu: tiga ratus hasta panjangnya, lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya.  Buatlah atap pada bahtera itu dan selesaikanlah bahtera itu sampai sehasta dari atas, dan pasanglah pintunya pada lambungnya; buatlah bahtera itu bertingkat bawah, tengah dan atas.

Ada dua ukuran tentang ukuran Hasta  di dalam Alkitab.
Ø Hasta yang umum adalah jarak antara ujung jari terpanjang dan siku dari rata-rata manusia, biasanya sekitar 45 cm (lih. Ulangan 3:11; 2 Tawarikh 2:3).
Ø Hasta kerajaan Ada juga suatu hasta yang lebih panjang (hasta kerajaan) yang digunakan dalam pembangunan (yaitu Bait Suci Salomo), yang bersifat umum di Mesir, Palestina, dan kadang-kadang Babilonia. Ini adalah sekitar 53 cm (lih. Yehezkiel 40:5; 43:13).

Ukuran fisik dari bahtera ini kemungkinan sekitar 137.00 m kali 23.00 m kali 13.70 m.

Ini adalah sekitar setengah dari ukuran kapal Queen Elizabeth II. Sudah diduga bahwa bentuknya adalah persegi namun ada kemungkinan memiliki sisi yang miring untuk menolong pengendalian tekanan gelombang terhadap lambung kapal.

Orang-orang kuno menggunakan bagian dari tubuh manusia untuk pengukuran. Bangsa Timur Dekat kuno menggunakan:
1. Lebar antara dua lengan terbuka
2. Panjang dari siku ke ujung jari tengah (hasta)
3. Lebar dari ujung ibu jari yang terbuka dengan ujung jari kelingking      
    (jengkal)
4. Panjang antara seluruh empat jari dari suatu tangan yang tertutup
    (lebar tangan)

Hasta tidak dibakukan secara lengkap, namun ada dua panjang dasar.
1. Siku sampai ujung jari tengah manusia normal (sekitar 45 cm, lih. Ulangan 3:11)

2. Hasta kerajaan sedikit lebih panjang (sekitar 54 cm, lih. 2 Tawarikh 3:3; Yehezkiel 40:5; 43:13).

KEBENARAN

karyadim642.blogspot.com
“Kebenaran” adalah suatu topic yang sangat penting.
Dalam PL karakter Allah dijabarkan sebagai “adil” atau “benar” kata-kata Mesopotamia itu sendiri berasal dari buluh dalam air yang dipakai dalam konstruksi untuk mengukur kelurusan secara horizontal dari sebuah tembok atau pagar. Allah memilih istilah ini untuk digunakan sebagai penggambaran dari sifatNya sendiri. Ia adalah pengukur (penggaris) yang lurus yang dipakai mengevaluasi segala sesuatu. Konsep ini menyatakan kebenaran Allah berikut hakNya untuk mengadili.

Manusia diciptakan dalam gambar Allah (Kejadian 1:26-27; 5:1,3; 9:6). Manusia diciptakan untuk bersekutu dengan Allah. Semua ciptaan adalah suatu panggung atau latar belakang bagi interaksi dari Allah dan manusia.
Allah menginginkan ciptaan tertinggiNya, manusia, untuk mengenalNya, mengasihiNya, melayaniNya, dan menjadi seperti Dia! Loyalitas manusia diuji (Kejadian 3) dan pasangan manusia mula-mula gagal dalam ujian ini. Ini menghasilkan gangguan dalam hubungan antara Allah dan umat manusia (Kejadian 3; Roma 5:12-21).
Allah berjanji untuk memperbaiki dan memulihkan persekutuan itu (Kejadian 3:15). Ia melakukan ini atas dasar kehendakNya dan melalui AnakNya sendiri. Manusia tidaklah berkemampuan untuk memulihkan keretakan ini (lihat. Roma 1:18-3:20).
Setalah Kejatuhan, langkah pertama Allah untuk pemulihan adalah konsep perjanjian berdasarkan atas undanganNya dan tanggapan pertobatan, kesetiaan dan ketaatan manusia. Karena kejatuhan itu, manusia tidak sanggup untuk bertindak secara tepat. (Roma 3:21-31; Galatia 3). Allah sendiri harus mengambil inisiatif untuk memulihkan manusia pelanggar perjanjian itu. Ia melakukannya dengan:
A. menyatakan manusia berdosa benar melalui karya Kristus (kebenaran forensic)
B. memberi kebenaran secara gratis pada manusia melalui karya Kristus (anugerah kebenaran)
C. menyediakan Roh yang berdiam untuk menghasilkan kebenaran (kebenaran etis) dalam diri manusia.
D. memulihkan persekutuan dari Taman Eden dengan Kristus memulihkan gambar Allah (Kej 1:26-27) dalam orang-orang percaya (kebenaran hubungan).
Bagaimanapun, Allah memerlukan tanggapan perjanjian. Allah memerintahkan (memberikan secara Cuma-cuma) dan menyediakan, namun manusia harus menanggapi dan terus menerus menanggapi dalam:
A. pertobatan
B. iman
C. ketaatan gaya hidup
D. ketahan-ujian.

Kebenaran, oleh karena itu, adalah bersifat perjanjian, tindakan timbal balik antara Allah dan ciptaan tertinggiNya. Ini didasarkan atas karakter Allah, karya Kristus, dan Roh Kudus yang memampukan, yang
kesemuanya secara pribadi dan berkesinambungan harus ditanggapi dengan semestinya. Konsep ini disebut “pembenaran oleh iman”. Konsep ini diungkapkan dalam Injil namun tidak dengan istilah ini. Konsep ini
terutama didefinisikan oleh Paulus, yang menggunakan istilah Yunani “kebenaran” dalam berbagai bentuk lebih dari 100 kali.
Paulus, yang telah dilatih untuk menjadi seorang Rabi, menggunakan istilah dikaiosun dalam pengertian Ibrani dari istilah SDQ yang dipakai di Septuaginta, bukan dari literature Yunani. Dalam satra Yunani istilah
tersebut dihubungkan dengan seseorang yang menuruti syarat-syarat keagamaan dan masyarakat. Dalam pengertian bahasa Ibrani hal ini selalu disusun dalam istilah perjanjian. YHWH adalah Allah yang bersifat adil, etis dan moral. Ia menghendaki umatNya mencerminkan karakterNya. Manusia yang ditebus menjadi ciptaan baru. Kebaruan ini menghasilkan gaya hidup baru yang bersifat kudus (fokus pembenaran dari Katolik Roma).
Karena Israel adalah Teokratis, maka tidak ada suatu batas yang jelas antara hal-hal sekuler (norma masyarakat) dan hal-hal kudus (kehendak Allah). Pembedaan ini dinyatakan dalam kata-kata bahasa Ibrani dan Yunani yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris sebagai “keadilan” (berhubungan dengan masyarakat) dan “kebenaran” (berhubungan dengan agama).
Injil (kabar baik) dari Yesus adalah bahwa manusia yang telah jatuh itu telah dipulihkan persekutuannya dengan Allah. Paradoks Paulus ialah bahwa Allah, melalui Kristus, membebaskan orang yang bersalah dari
tuduhan. Hal ini telah terlaksana melalui kasih, kemurahan dan anugerah Bapa; kehidupan, kematian, dan kebangkitan Allah Anak; dan dorongan dan tarikan kearah Injil oleh Roh Kudus.
Pembenaran adalah tindakan yang cuma-cuma dari Allah, namun hal ini harus menerbitkan kekudusan (posisi Agustinus, yang mencerminkan
baik penekanan pihak Reformasi pada kecuma-cumaan dari Injil dan penekanan Katolik Roma pada kehidupan kasih dan kesetiaan yang diubahkan).
Bagi kaum Reformis istilah “kebenaran Allah” adalah suatu OBJECTIVE GENITIVE (yaitu tindakan yang membuat manusia yang penuh dosa menjadi dapat diterima oleh Allah [penyucian posisional]),
Bagi kaum Katolik, ini adalah suatu SUBJECTIVE GENITIVE, yang adalah proses menjadi seperti Allah (penyucian eksperensial progresif). Dalam kenyataannya hal ini sesungguhnya kedua-duanya.!!

Untuk mendokumentasikan diskusi di atas berikut ini catat pilihan ayat-ayat PB yang menggambarkan kelompok kata Yunani:
A. Allah adalah benar (sering dihubungkan pada posisi Allah sebagai hakim)
1. Roma 3:26
2. 2 Tesalonika 1:5-6
3. 2 Timotius 4:8
4. Wahyu 16:5
B. Yesus adalah benar
1. Kisah 3:14; 7:52; 22:14 (judul Mesias)
2. Matius 27:19
3. I Yohanes 2:1,29; 3:7
C. Kehendak Allah bagi ciptaanNya adalah kebenaran.
1. Imamat 19:2
2. Matius 5:48 (bandingkan. 5:17-20)
D. Cara allah menyediakan dan menghasilkan kebenaran
1. Roma 3:21-31
2. Roma 4
3. Roma 5:6-11
4. Galatia 3:6-14
“Nuh itu hidup bergaul dengan Allah” Ini (Hithpael PERFECT) adalah frasa yang sangat serupa dengan 5:21-22 (Hithpael IMPERFECT) di mana frasanya digunakan untuk Henokh.
5. Diberikan oleh Allah
b. Roma 3:24; 6:23
c. 1 Korintus 1:30
d. Efesus 2:8-9
6. Diterima dengan Iman
a. Roma 1:17; 3:22,26; 4:3,5,13; 9:30; 10:4,6,10
b. 1 Korintus 5:21
7. Melalui karya AnakNya
a. Roma 5:21-31
b. 2 Korintus 5:21
c. Filipi 2:6-11
E. Kehendak Allah agar para pegikutNya menjadi benar.
1. Matius 5:3-48; 7:24-27
2. Roma 2:13; 5:1-5; 6:1-23
3. 2 Korintus 6:14
4. 1 Timotius 6:11
5. 2 Timotius 2:22; 3:16
6. 1 Yohanes 3:7
7. 1 Petrus 2:24
F. Allah akan mengadili dunia dengan kebenaran.
1. Kisah 17:31
2. 2 Timotius 4:8

Kebenaran adalah karakteristik Allah, diberikan secara cuma-cuma kepada manusia berdosa melalui Kristus.
Ini adalah:
A. perintah Allah
B. pemberian Allah
C. karya Kristus
Namun demikian ini adalah juga suatu proses menjadi benar yang harus dikejar dengan semangat dan tidak kendor; hal ini satu hari nanti akan disempurnakan pada Kedatangan Yesus Kedua kalinya.
Persekutuan dengan Allah dipulihkan pada saat keselamatan, namun bertumbuh sepanjang kehidupan sampai pada perjumpaan muka dengan muka pada saat kematian atau kedatangan kedua (parousia)!

Hubungan orang percaya pada Allah memiliki tiga aspek:
A. injil adalah suatu pribadi (tekanan dari Kalvin dan Gereja Timur)
B. injil adalah kebenaran (penekanan dari Luther dan Agustinus)
C. injil adalah hidup yang diubahkan (penekanan Katolik)

Hal-hal ini adalah benar dan harus dipegang bersama untuk membentuk suatu Kekristenan yang alkitabiah, masuk akal, dan sehat. Jika salah satu terlalu ditekankan atau kurang ditekankan, akan menimbulkan
permasalahan.
Kita harus menyambut Yesus!
Kita harus percaya pada Injil!

Kita harus mengejar Keserupaan dengan Kristus!

Senin, 25 Agustus 2014

Uang Logam yang Dicabut Peredarannya dan Harus Segera Ditukar

Ini Uang Logam yang Dicabut Peredarannya dan Harus Segera Ditukar

  •  Bank
  •  
  •  3
  •  
  •  24 Agu 2014 17:05
Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) hingga saat ini telah mencabut setidaknya 35 pecahan mata uang baik yang dalam bentuk uang kertas maupun logam berdasarkan tahun emisi masing-masing. Dari 35 pecahan mata uang tersebut setidaknya terdapat delapan jenis mata uang logam. 

Dengan ditariknya delapan pecahan mata uang logam tersebut maka masyarakat harus segera menukarkan uang tersebut ke beberapa kantor wilayah (kanwil) Bank Indonesia atau perbankan yang ditunjuk oleh BI.

Delapan pecahan mata uang logam tersebut sesekali masih sering ditemukan di lingkungan kita untuk dijadikan alat tukar menukar sebagai mana fungsi mata uang. 

Hal inilah yang perlu diketahui oleh masyarakat untuk kemudian segera ditukarkan di kantor wilayah Bank Indonesia sebelum batas waktu penukaran uang tersebut berakhir. 

Berikut daftar 8 pecahan uang logam yang sudah dicabut oleh Bank Indonesia seperti yang dikutip Liputan6.com dari data bank Indonesia, Minggu (24/8/2014) :

1. Rp 2/TE 1970 
Tanggal Pencabutan : 15 November 1996 
Batas Waktu Penukaran di kanwil BI : 14 November 2029

2.Rp 10/TE 1971 
Tanggal Pencabutan : 15 November 1996 
Batas Waktu Penukaran di kanwil BI : 14 November 2029 

3.Rp 10/TE 1974 
Tanggal Pencabutan : 15 November 1996 
Batas Waktu Penukaran di kanwil BI : 14 November 2029 



4.Rp 10/TE 1979 
Tanggal Pencabutan : 15 November 1996 
Batas Waktu Penukaran di kanwil BI : 14 November 2029 

5. Rp 5/TE 1979 
Tanggal Pencabutan : 30 November 2006 
Batas Waktu Penukaran di kanwil BI : 30 November 2016

6.Rp 50/TE 1991 
Tanggal Pencabutan : 30 November 2006 
Batas Waktu Penukaran di kanwil BI : 30 November 2016 



7.Rp 100/TE 1991 
Tanggal Pencabutan : 30 November 2006 
Batas Waktu Penukaran di kanwil BI : 30 November 2016 

8.Rp 25/TE 1991 
Tanggal Pencabutan : 31 August 2010 
Batas Waktu Penukaran di kanwil BI : 31 August 202 (Yas/Gdn)


Liputan6.com melalui simulasicat.liputan6.com

Jumat, 22 Agustus 2014

AGAMA ROMAWI

Keagamaan bangsa romawi awalnya adalah animisme. Contoh :
a.   Semua petani kecil menyembah dewa sawah (sama seperti di P Jawa menyembah Dewi Sri) dan  Dewa Perapian yang melambangkan kekuatan-kekuatan yang harus ia hadapi dalam kehidupannya sehari-hari.
b.   Dewa hutan dan dewa ladang, dewa langit dan dewa sungai, dewa musim menavur dan dewa musim menuai semuanya disembah ditempat dan musimnya sendiri.
c.   Beberapa upacara dan perayaan masih bertahan hingga sekarang diantara para petani di Italia dan Yunani

Pertumbuhan Negara militer dan hubungan dengan kebudayaan Yunani akibat penjajahan Romawi terhadap Yunani mengakibatkan peleburan dewa-dewi Yunani kepada kepercayaan Dewa-dewi Romawi contoh :
-      Yupiter dewa langit disamakan dengan dewa Yunani Zeus.
-      Juno isterinya disamakan dengan dewi Hera.
-      Neptunus Dewa Laut disamakan dengan dewa Poseidon.
-      Pluto dewa kejahatan disamakan dengan dewa Hades.
-      Seluruh dewa-dewa dari syair Hamerus dipadukan dengan tradisi Yunani.

Dalam zaman Kristus pemujaan terhadap pantheon Yunani sudah mulai menurun. Kebejatan akhlak dan pertikaian yang memalukan diantara para dewa yang hanya mencerminkan sifat manusia biasa.

Plato lebih dari tiga abad sebelum masehi, telah mengatakan bahwa mitos para Dewa itu sebaiknya ditiadakan dalam sebuah Negara yng baik, Karena mereka akn merusak kaum muda dengan teladan yang buruk.

Kepercayaan yang berdasarkan filsafat tidak dapat menerima kedewaan dalam pola pemikiran mereka dan menertawakannya. Pemujaan dewa yang setia pasti masih ada tetapi jumlahnya tidak bertambah bahkan berkurang.

Hingga saat ini mereka tidak dipuja secara seragam di tiap kota-kota, tetapi setiap kota mempunyai dewa andalannya sendiri-sendiri, pemujaan kepada mereka bersifat semi politik. Ketika  dewa mereka tidak menolong mereka pada saat peperangan Romawi paasti ada pertanyaan yang wajat “ mengapa dewa-dewi kota itu tidak melindungi rakyatnya?” orang-orrang yang kalah itu cenderung akan meninggalkan kepercayaan mereka paada dewa-dewi yang terlalu lemah dan plin-plan untuk menlong mereka.

Contoh ketaatan rakyat pada upacara-upacara keagamaan dewa-dewi pada abad pertama didalam Alkitab adalah pemujaan Dewi Artemis di Efesus, yang menurut mitos patungnya jatuh dari langit (Kisah Rasul 19:27, 35) dan pemujaan yang fanatic terhadap dewi Artemis itu dicata dalam Kisah Rasul 19:34, dimana masa di gedung Kesenian di kota Efesus berteriak-teriak “Besarlah Artemis Dewi orang Efesus.


Karyaim642.blogspot.com

Kamis, 21 Agustus 2014

Sending Out the Twelve, Matius 10: 5-8

karyadi642.blogspot.com
Matius 10: 5-8, Sending Out the Twelve
5 Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,
6 melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
7 Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
8 Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.

5  These twelve Jesus sent out and commanded them, saying: "Do not go into the way of the Gentiles, and do not enter a city of the Samaritans.
6  But go rather to the lost sheep of the house of Israel.
7  And as you go, preach, saying, 'The kingdom of heaven is at hand.'
8  Heal the sick, cleanse the lepers, raise the dead, cast out demons. Freely you have received, freely give.

Arti dari PARAGELLEIN adalah BERPESAN.

Ada 4 macam penggunaan kata Paragellein :
1.    Kata yang biasa dipakai didalam ketentaraan.
Memberi perintah, Komando.
2.   Kata untuk memanggil teman untuk meminta pertolongan.
Yesus minta tolong untuk murid-muridnya mewujudkan cita-citanya.
3.   Kata untuk seorang guru yang memberikan aturan-aturan dan petunjuk-petunjuk kepada para muridnya.
4.   Kata yang dipakai dalam hubungan dengan perintah kerajaan.

TUJUAN PELAYANAN (AY 5-6).
Ø   Bukan bangsa lain (Gentiles / non Yahudi).
Ø   Bukan orang Samaria (untuk tahu latar belakang orang Samaria, baca 2 Raja-raja 17).
Ø   Hanya kepada domba yang hilang dari Israel (Matius 15:24  Roma 15:8).

Perintah yang sulit dan membingungkan, sebab itu ayat ini jelas menjadi banyak interpretasi:
-      Ada yang merasa ini bukan perintah Yesus.
-      Dicurigai kalimat ini adalah buatan orang Yahudi sendiri yang ingin agar Injil hanya bagi orang Yahudi.

Pembatasan ini jelas hanya bersifat sementara karena dalam Matius 28:19 dan Kisah Para Rasul 1:8 jelas Yesus menghendaki murid-murid-Nya melakukan Pemberitaan Injil kepada semua bangsa dan Tuhan Yesus sendiri memberitakan dirinya :
-      Kepada Wanita Samaria. Yohanes 4:4-42.
-      Orang Samaria yang baik hati. Lukas 10-30-37
-      Menyembuhkan anak seorang perempuan Tirus. Matius 15;21-28.

Tetapi  yang harus diketahui Yesus dan murid-murid saat itu ada di daerah Galilea. Larangan untuk tidak memberitakan kabar baik ke bangsa lain karena untuk membatasi wilayah  pelayanan awal murid-murid jangann sampai terlalu jauh, ke Utara daerah Siria, Ketimur daerah Dekapolis dan keSelatan daerah Samaria.

Dan untuk pelarang itu ada alasannya sebagai berikut :
a.   Didalam rencana Allah bangsa Israel mendapat tempat yang khusus, dan menurut keadilan Allah merekalah yang terlebih dahulu mendengar kabar Injil, sekalipun akhirnya menolak.
b.   Ke 12 (dua belas Rasul) belum dipersiapkan untuk memberitakan injil ke Luar Negeri
Tetapi, bagaimanapun Paulus sendiri memberitakan Injil kepada orang-orang Yahudi dulu, dan setelah ditolak, barulah ia memberitakan Injil kepada orang-orang non Yahudi (Kisah 12:46;  Kisah 28:17-29).
Alasan utama dari perintah ini adalah ;
Komandan yang bijak akan membatasi sasaran supaya serangan itu efektif. (sesuaikan dengan prajuritnya, dan daerah serangan).
Galilea adalah daerah yang terbuka dan tidak terlalu luas.

Israel adalah bangsa pilihan dan Mesias dijanjikan kepada mereka. Jadi adalah sesuatu yang tepat kalau Injil lebih dahulu diberitakan kepada mereka.

Murid harus Berkata dan Bertindak :
1.    Memproklamirkan Kerajaan Sorga. (lihat Matius 6:10-11)
Kerajaan Allah adalah suatu persekutuan masyarakat di bumi in, dimana kehendak Allah diberlakukan secara sempurna seperti disurga.
Yesuslah satu-satunya pribadi yang secara sempurna melakukan mentaati dan memenuhi kehendak Allah. Oleh karena itu di dalam Yesus kerajaan Allah telah datang.
2. Menyembuhkan orang sakit.
Kata Yunani orang sakit ἀσθενοῦντας (asthenountas) kata sifatnya adalah asthenes. Dan Yesus dating kedalam dunia untuk menyembuhkan orang-orang yang menderita sakit.
3.   Membangkitkan orang mati.
Orang yang mati di dalam dosa, Jiwa yang Mati, Pengharapan yang mati, Keinginan dan lain-lain.
Buta akan kebaikan dan tuli akan suara Tuhan. Inilah kematian yang harus dibangkitkan.
4.   Mentahirkan orang Kusta. (Najis)
Imamat 13:46; 2 Raja-raja 7:3-4; 2 Raja 15:5.
Karena dosa manusia menjadi najis (pikiran, hati dan tubuhnya) dihadapan Tuhan dan tercemar/mencemarkan kepada sesama manusia, dan Yesus sanggup mentahirkan kenajisan dan kekotoran hidup kita.
5.   Mengusir Setan-setan.
Karena manusia yang dirasuk atau dikuasai setan dari Cengkeraman Kuasa Jahat. Dia tidak lagi tuan atas dirinya dan tindak-tindakannya sendiri, kuasa jahatlah yang menjadi tuan dan mengusainya.
Yesus sanggup menghancur kuasasi Jahat.

Giving them their charge, teaches them
5   Τούτους  τος  δώδεκα  πέστειλεν    ησος  παραγγείλας  ατος  λέγων·  ες  δν  θνν  μ  πέλθητε  κα  ες  πόλιν  Σαμαρειτν  μ  εσέλθητε· 
6   πορεύεσθε  δ  μλλον  πρς  τ  πρόβατα  τ  πολωλότα  οκου  σραήλ. 
7   πορευόμενοι  δ  κηρύσσετε  λέγοντες  τι  γγικεν    βασιλεία  τν  ορανν. 
8   σθενοντας  θεραπεύετε,  νεκρος  γείρετε,  λεπρος  καθαρίζετε,  δαιμόνια  κβάλλετε·  δωρεν  λάβετε,  δωρεν  δότε.
                                                                                                                                                                                   
5    Toutous  tous  dōdeka  apesteilen  o  iēsous  parangeilas  autois  legōn·  eis  odon  ethnōn  mē  apelthēte  kai  eis  polin  samareitōn  mē  eiselthēte· 
6    Poreuesthe  de  mallon  pros  ta  probata  ta  apolōlota  oikou  israēl. 
7    Poreuomenoi  de  kērussete  legontes  oti  ēngiken  ē  basileia  tōn  ouranōn. 
8    Asthenountas  therapeuete,  nekrous  egeirete,  leprous  katharizete,  daimonia  ekballete·  dōrean  elabete,  dōrean  dote.



Bekasi, 21 Agustus 2014


karyadim642.blogspot.com

Rabu, 20 Agustus 2014

Daftar Uang Kertas yang Sah Beredar di Indonesia

Daftar Uang Kertas yang Sah Beredar di Indonesia http://bit.ly/1sR2Ibp
Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pecahan Rp 100 ribu pada perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-69. Dengan demikian, uang NKRI ini menambah deretan uang kertas yang beredar di Indonesia.
BI dalam situsnya menyebutkan, alat pembayaran tunai lebih banyak memakai uang kartal (uang kertas dan logam).
BISNIS.LIPUTAN6.COM

NOBEL EKONOMI 2013

karyadim642.blogspot.com

Prof. Roy Sembel
Guru besar Ekonomi Keuangan dan Praktisi Bisnis di Jakarta

Saat tulisan ini dibuat, hadiah Nobel 2013 dari berbagai bidang sudah diumumkan. Tahun ini, pemenang Hadiah Nobel Ekonomi ada tiga orang: Prof. Eugene Fama, Prof. Lars Hansen, dan Prof. Robert Shiller, untuk karya mereka di bidang “… Empirical analysis of asset prices …” (analisis empiris terhadap harga aset). Saat membaca pengumuman pemenang Nobel tersebut, saya tersenyum dan merasa bangga karena Prof. Eugene Fama adalah ‘kakek guru’ saya. Pasalnya, pembimbing disertasi doktor saya di University of Pittsburgh, Prof. Gershon Mandelker, adalah murid langsung dari Prof. Eugene Fama. Congrats Prof. Fama!

Penghargaan Nobel untuk Prof. Fama seharusnya sudah terjadi minimal  sebelum peralihan milenium. Pasalnya, konsep yang berseberangan dengan konsep Fama, yaitu Behavioral Economics (dan aplikasinya di Behavioral Finance) oleh Prof. Daniel Kahneman dan kawan-kawan, sudah memperoleh penghargaan Nobel Ekonomi tahun 2002. Padalah konsep Efficient Market / Pasar Efisien (PE) oleh Prof. Fama dan kawan-kawan, sudah dimulai sekitar 1-2 dekade sebelum Behavioral Finance. PE telah menjadi bagian dari arus utama ilmu keuangan / investasi pada dekade 80-an dan 90-an. Hasil riset PE telah membuahkan produk baru bernilai ratusan milyar Dollar AS yang menguntungkan ratusan juta investor di industri jasa keuangan.

Selama 17 tahun terakhir, setiap kali mengajar kelas Investasi, saya tak pernah lupa menyisipkan konsep PE. Dari hasil diskusi dengan mahasiswa dan rekan-rekan akademisi maupun praktisi, banyak orang salah memahami PE karena memang jika hanya dilihat sepintas di permukaan, seolah-olah PE tidak masuk akal. Jadi upaya memahami PE tidak bisa sekadar sambil lalu.

Pasar, dalam hal ini pasar finansial, dikatakan efisien jika harga yang terbentuk di pasar tersebut sudah mencerminkan informasi relevan yang tersedia pada saat itu. Ibarat air yang mengalir dari atas ke bawah akhirnya mencapai laut, informasi pada akhirnya akan tercermin dalam harga yang terbentuk. Mekanismenya adalah melalui aksi jual/beli yang diambil oleh para investor berdasarkan informasi yang tersedia tersebut. Adu kuat antara informasi positif dan negatif menghasilkan konsensus berupa harga yang terbentuk di pasar finansial.

Jika pasar sudah efisien (harga sudah mencerminkan informasi yang tersedia), maka pergerakan harga selanjutnya tidak lagi tergantung informasi yang sudah ada, melainkan tergantung informasi baru yang belum ada sebelumnya. Dengan demikian, pergerakan harga di masa depan tidak bisa diramalkan karena per definisi, informasi baru tidak bisa diramalkan (kalau sudah bisa diramalkan berarti informasi tersebut tidak baru). Sebagai contoh, jika berdasarkan informasi yang ada sekarang harga seharusnya berada di level Rp 1000 dan sekarang harga sudah Rp 1000 (sudah efisien), maka menggunakan informasi bahwa harga seharusnya Rp 1000 kita tidak bisa lagi berbuat apa-apa. Perubahan harga ke depan tergantung informasi baru yang datang positif atau negatif. Jika informasi baru positif (negatif) harga akan bergerak naik (turun).

Karena informasi baru tidak bisa diprediksi waktu tibanya dan isinya positif atau negatif, maka pergerakan harga ke depan juga tidak bisa diprediksi dan bersifat acak atau random. Pergerakan harga ini disebut sebagai Random Walk (langkah acak). Untuk diingat bahwa output harga yang dihasilkan oleh pasar merupakan hasil konsensus dari ribuan bahkan jutaan orang. Wisdom dari jutaan orang yang terakumulasi di pasar jauh melebihi wisdom 1 orang tercerdas maupun 1 institusi terhebat sekalipun.

Berdasarkan konsep ini, seorang investor tak akan bisa mengalahkan pasar secara konsisten. Artinya, kinerja investasi seorang investor yang berusaha mengalahkan pasar, padahal informasi yang dimilikinya sudah tercermin dalam harga yang terbentuk di pasar, tak akan bisa mengalahkan kinerja pasar secara konsisten. Kalau cuma berhasil sekali-sekali mungkin saja bisa. Itu namanya kebetulan. Dari jutaan orang, bisa saja ada satu atau dua orang seperti Warren Buffett yang bisa mengalahkan pasar secara konsisten. Itu juga kebetulan. Kalau ada 1 juta orang yang melempar koin masing-masing 50 kali, bisa saja secara kebetulan 1 atau 2 orang mendapat 50 kali berturut-turut sisi muka dari koin tersebut.

Konsep PE mendapat banyak dukungan bukti riset empiris. Bukti yang paling menonjol diperoleh dari kinerja dari reksadana saham yang dikelola oleh para manajer investasi profesional. Logisnya, para profesional seharusnya lebih pakar dibanding pasar. Kenyataannya, secara rata-rata, kinerja pasar lebih baik dibanding kinerja rata-rata reksadana saham. Sekitar 2/3 dari reksadana saham memiliki kinerja di bawah kinerja pasar (diwakili oleh indeks komposit pasar). Sementara itu 1/3 reksadana yang kinerjanya di atas pasar berganti-ganti dari tahun ke tahun, alias sangat jarang yang secara konsisten terus mengalahkan pasar. Artinya, mungkin sekali itu terjadi secara kebetulan. Bahkan investor sekaliber Warren Buffet pun tidak selalu bisa mengalahkan pasar, dan telah beberapa kali mengalami kerugian.

Berdasarkan hasil riset ini, muncullah jenis reksadana baru, yaitu reksadana indeks. Reksadana ini terdiri dari banyak saham sesuai dengan isi dari indeks komposit pasar. Kinerjanya akan mirip dengan kinerja indeks komposit pasar sehingga cenderung mengalahkan 2/3 dari reksadana saham yang menggunakan berbagai cara lain dalam upaya mengalahkan pasar (dan ternyata tidak berhasil). Reksadana indeks saat ini cukup populer di AS, dengan nilai portofolio total mencapai ratusan milyar dollar AS.

Konsep tandingan
Konsep PE bukanlah konsep yang sempurna. Ada beberapa fenomena di pasar yang dipandang sebagai anomali jika dianalisis dengan konsep PE karena tidak sesuai dengan implikasi konsep PE. Sejak dekade 90-an mulai populer konsep tandingan yang mengklaim bisa menjelaskan fenomena yang menjadi anomali bagi konsep PE.

Konsep tandingan ini, yaitu Behavioral Economics dan Behavioral Finance- dipopulerkan oleh Prof. Daniel Kahnemann, Prof. Richard Thaler, dan kawan-kawan berdasarkan riset di bidang psikologi sebagaimana telah disinggung sebelumnya. Anomali bahwa di pasar bisa terjadi bubble (gelembung) dan bubble ini bisa diramalkan akan meletus telah mengorbitkan Prof. Robert Shiller menjadi pemenang Nobel Ekonomi 2013 bersama dengan Prof. Fama. Jadi Hadiah Nobel Ekonomi 2013 diberikan kepada dua kutub riset yang saling berseberangan konsep dasarnya.

Ketika diminta komentarnya tentang keberhasilan Prof. Shiller meramalkan meletusnya bubble yang menyebabkan krisis 2008 dan peralihan millenium. Fama berkomentar bahwa Prof. Shiller sudah meramalkan hal tersebut setiap tahun sejak pertengahan dekade 90-an, dan hanya terbukti 2 kali. Jadi keberhasilan dengan peluang sebesar 10%-15% belum bisa dikatakan bebas dari kebetulan.


Kontroversi selevel clash of the titans di antara para pemenang Nobel Ekonomi ini menunjukkan bahwa dunia ekonomi keuangan masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk menemukan konsep yang setara dengan “The Grand Theory of Everything” di bidang sains. Sambil menunggu ditemukannya konsep baru tersebut (yang rasanya masih lama baru terjadi), para investor seyogyanya tetap berusaha berinvestasi secara bijak dan rasional untuk memanfaatkan banyak peluang yang tersedia sambil mewaspadai risiko yang mungkin timbul. Hal ini sejalan dengan kata-kata bijak “… The test of a first-rate intelligence is the ability to hold two opposed ideas in mind at the same time and still retain the ability to function …” ( F. Scott Fitzgerald). 

Selamat berinvestasi!