Sabtu, 11 Juli 2015

KENAPA KEMULIAN TUHAN MENINGGALKAN GEREJANYA ?


Yehezkiel 10:4
Dalam pada itu kemuliaan TUHAN naik dari atas kerub dan pergi ke atas ambang pintu Bait Suci, dan Bait Suci ini dipenuhi oleh awan itu dan pelatarannya penuh dengan sinar kemuliaan TUHAN.

Kalau kita perhatikan ayat-ayat keseluruhannya di Yehezkiel 10-11 kita dapat melihat, bahwa kemuliaan Tuhan meninggalkan Tempat Maha Kudus-Nya di dalam Bait Suci Nya dengan cara bertahap :

1.     Yehezkiel 10:4. Pergi ke ambang pintu Bait Suci.
2.    Yehezkiel 10:18. Meninggalkan Bait suci. Dengan hinggap diatas takhta-kereta para kerub.
3.    Yehezkiel 10:19. Kerub-kerub memindahkan kemuliaan Tuhan kepintu Gerbang Bait Suci di sebelah timur.
4.    Yehezkiel 11:23. Meninggalkan Bait Suci dan akhirnya meninggalkan Yerusalem.

Menjadi pertanyaan kenapa Kemulian Tuhan meninggalkan Bait Suci dan Yerusalem ?

Karena dosa dan penyembahan berhala bangsa Israel, Tuhan meninggalkan rumah-Nya dengan bertahap. Karena kekudusan-Nya, Tuhan tahu Dia harus memisahkan diri dari penyembahan berhala di dalam Bait Suci.

Ini menjadi peringatan bagi Gereja-Gereja yang ada, supaya Kemuliaan Tuhan tetap bersemayam didalam Gereja-Nya.

a.    Hal ini juga dapat terjadi pada Gereja-Gereja Tuhan, jikalau para pemimpin mengizinkan dosa, iblis dan keduniawian mendapatkan tempat didalam Gereja,  maka Kemuliaan dan Hadirat Tuhan akan meninggalkan Gereja/Jemaat itu.
Akibatnya gereja akan menjadi bejana yang kosong dan manifestasi Roh Kudus tidak ada (lihat 1 Korintus 14:1-40).
b.    Kita harus dengan sungguh-sungguh menginginkan Kemuliaan dan Kehadiran Tuhan dan pada saat yang bersamaan amat benci dosa dan kebejatan.
c.    Dan apakah yang terjadi ketika Kemuliaan Tuhan tidak ada di tengah-tengah kita ?

Ulangan 31:17.
Ø  Murka Tuhan akan menyala-nyala,
Ø  Meninggalkan dan menyembunyikan Wajah-NYa,
Ø  Di timpa mala petaka dan kesusahan

Contoh :
1 Samuel 4:21; Kemuliaan Tuhan telah lenyap,
1 Samuel 3:11-14. Tabut Allah dirampas, karena Imam Eli tidak berani menegur anaknya dengan benar, karena anaknya berbuat jahat sebagai imam. Maka terjadilah :

v  Anaknya Hofni dan Pinehas mati terbunuh dalam peperangan melawan Filistin. 1 Samuel 4:17
v  Imam Eli mati terjatuh dengan leher yang patah. 1 Samuel 4:18
v  Mantunya meninggal ketika melahirkan cucunya yang diberi nama IKABOT (artinya: telah lenyap kemuliaan dari Israel). 1 Samuel 4:19-20

Mari kita pelihara terus Kemuliaan dan Hadirat-Nya di hidup kita dan Gereja-Nya, sampai kedatangan-Nya kedua kali.

Bekasi, 11 Juli 2015


Tidak ada komentar:

Posting Komentar