Jumat, 10 Mei 2013

Mujizat terjadi karena Kasih, Matius 8:16-17


Mujizat terjadi karena Kasih
He Himself took our infirmities And our sicknesses
Matthew 8:16-17; Mark 1:29-34; Luke 4:38-41

Many Healed in the Evening
16  When evening had come, they brought to Him many who were demon-possessed. And He cast out the spirits with a word, and healed all who were sick,
17 that it might be fulfilled which was spoken by Isaiah the prophet, saying:
" He Himself took our infirmities And bore our sicknesses."


16. LAI TB, Menjelang malam dibawalah kepada Yesus banyak orang yang kerasukan setan dan dengan sepatah kata Yesus mengusir roh-roh itu dan menyembuhkan orang-orang yang menderita sakit.
KJV, 
When the even was come, they brought unto him many that were possessed with devils: and he cast out the spirits with his word, and healed all that were sick: 
TR
, οψιας δε γενομενης προσηνεγκαν αυτω δαιμονιζομενους πολλους και εξεβαλεν τα πνευματα λογω και παντας τους κακως εχοντας εθεραπευσεν

17  LAI TB, Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: "Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita."
KJV, 
That it might be fulfilled which was spoken by Esaias the prophet, saying, Himself took our infirmities, and bare our sicknesses. 
TR, 
οπως πληρωθη το ρηθεν δια ησαιου του προφητου λεγοντος αυτος τας ασθενειας ημων ελαβεν και τας νοσους εβαστασεν

Ketika peritiwa ini terjadi sebenarnya kalau kita baca ayat-ayat sebelumnya dari Pasal delapan ini kita dapat melihat bahwa Yesus seharian melakukan pelayanan yang tidak putus-putusnya mulai dari :

1.     Yesus menyembuhkan orang yang sakit kusta.
2.    Yesus menyembuhkan hamba seorang Perwira.
3.    Yesus menyembuhkan Ibu Mertua Petrus.
Sudah tentu Yesus bukan hanya menyembuhkan atau melakukan Mujizat saja tetapi dia berkhotbah dan mengajar orang-orang yang datang kepadanya itu.

Dan itu tentu melelahkan fisik karena seharian penuh harus melayani orang banyak dan sekarang dalam keadaan sudah malam dan tentu jasmani yang lelah, ternyata masih banyak orang datang berbondong-bondong menemuinya untuk mendapatkan pertolongan.
Dari penjelasan ayat diatas kita dapat melihat betapa Yesus sangat mengasihi orang-orang yag datang kepadanya dan membutuhkan pertolongan-Nya dan Yesus tetap melayani mereka.

Didalam ayat 16 dijelaskan Yesus melakukan penyembuhan yang cukup special yaitu :
a.    Orang-orang yang kerasukan Setan.
b.    Orang-orang yang sengsara.

Apa yang dimaksud dengan orang yang kerasukan setan dan menderita/ sengsara, orang yang dirasuk setan itu pasti menderita, karena dia tidak dapat mengatasi apa yang dilakukannya apalagi yang membuat penderitaan untuk hidupnya, Jiwanya dan tubuhnya, menurut Julianto Simanjuntak ciri-ciri orang yang kerasukan setan adalah sebagai berikut:
      o Ada bukti pengetahuan dan intelektualitas baru yang sebelumnya tidak dimiliki korban. Si penderita bisa bicara dalam bahasa asing yang tidak pernah ia pelajari sebelumnya.
o Ia tidak mengenal identitas dirinya dengan benar, muncul “kepribadian baru”. Si penderita kadang memperkenalkan diri sebagai setan — penyebutan diri sebagai setan biasanya sebagai orang pertama. Korban berbicara sebagai orang ketiga. Dia suka menyebut dirinya sebagai setan atau sekelompok roh yang hebat.  Pada penderita skizofrenia, kesadaran akan realitas bisanya terganggu. Ia tidak dapat mengenali dirinya, bahkan tidak menyadari bahwa dirinya sakit.  Ia juga  biasanya tidak sampai menyebut dirinya sebagai setan.
o Dia  memiliki keinginan yang kuat untuk mengutuk/menghujat Allah. Juga membenci kegiatan doa atau ibadah.
o Ia memiliki kekuatan yang besar sehingga dapat mematahkan rantai yang mengikatnya.  Padahal dia sangat kurang makan dan punya kesehatan yang buruk.
o Orang tersebut biasanya langsung sembuh/normal setelah setan diusir dari dalam dirinya. Perubahan dan kesembuhannya mendadak. Ini tidak mungkin pada skizofrenia yang membutuhkan proses dalam pengobatan.
o Di saat proses penyembuhannya terjadi pemindahan okultis (roh) dari tubuh si penderita ke bagian (mahluk) lain.

Apakata Alkitab tentang Kerasukan Setan :

Alkitab memberi beberapa contoh mengenai orang yang kerasukan atau dipengaruhi oleh setan-setan. Dari contoh-contoh ini kita dapat menemukan beberapa gejala dari gangguan setan dan juga mendapat pengertian mengenai bagaimana seseorang dapat kerasukan setan. 
Berikut ini adalah beberapa ayat Alkitab:

Matius 9:32-33;    Orang bisu yang kerasukan Setan.

Matius 12:22;        orang buta dan bisu yang kerasukan Setan.

Matius 17:18;         Anak yang sakit ayan dan dirasuki roh jahat.

Markus 5:1-20;      Orang kerasukan di Gerasa

Markus 7:26-30;   Anak yang kerasukan

Lukas 4:33-36;      Seorang yang kerasukan setan.

Lukas 22:3;            Yudas dimasuki Iblis.

Kisah Rasul 16:16-18.


Dalam beberapa dari ayat-ayat ini kerasukan setan mengakibatkan penyakit secara jasmani, seperti kelu, gejala epilepsi, buta, dll. Dalam kasus-kasus lainnya kerasukan setan menyebabkan orang melakukan kejahatan, seperti pada Yudas. Raja Saul, setelah memberontak melawan Tuhan, diganggu oleh roh jahat (1 Samuel 16:14-15; 18:10-11; 19:9-10) yang mengakibatkan depresi dan keinginan dan kesiapan untuk membunuh Daud.

Nah orang-orang yang mengalami kerasukan dan menderita inilah yang ditolong Tuhan Yesus, sekalipun dalam keadaaan letih tetapi Tuhan Yesus tetap senang melayani orang-orang yang mencari dan membutuhkanNya.

Sekarang bagaimana saudara-saudari yang dikasihi Kristus apakah kita sudah atau sering melayani orang-orang yang membutuhkan pertolongan dari kita?

Bekasi, Tanggal 10 Mei 2013
Karyadi M.

Matius 8:16
opsias {senja} de {lalu} genomenês {ketika tiba} prosênegkan {mereka membawa} autô {kepada Dia} daimonizomenous {yang kerasukan roh-roh jahat} pollous {banyak (orang)} kai {dan} exebalen {ia mengusir} ta {itu} pneumata {roh-roh} logô {dengan sepatah kata} kai {dan} pantas {semua} tous {orang-orang yang} kakôs ekhontas {menderita sakit} etherapeusen {Ia menyembuhkan}
Matius 8:17
hopôs {supaya} plêrôthê {dipenuhi} to {apa yang} rêthen {dikatakan} dia {melalui} êsaiou {Yesaya} tou prophêtou {nabi} legontos {berkata} autos {Ia} tas astheneias {kelemahan-kelemahan (karena sakit)} hêmôn {kita} elaben {mengambil} kai {san} tas nosous {penyakit-penyakit (kita)} ebastasen {Ia menanggung}

Tidak ada komentar:

Posting Komentar