Selasa, 15 September 2015

TANAH YANG BERBATU-BATU (the rocky places)


Matius 13:5 Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis

Akar yang dekat dengan permukaan lebih rentan menghadapi Matahari. Ketika Matahari menyengat pohon yang akarnya tidak terlalu dalam maka pohon itu akan cepat layu dan cepat membunuh Pohon itu.

Beberapa orang Kristen menerima berlimpah "hujan" ibadah, persekutuan, dan pengajaran.

Namun ketika stres memasuki kehidupan mereka, banyak tiba-tiba meninggalkan Tuhan atau memikirkan Dia sebagai tidak setia.

Firman menulis di Matius 13:20. Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira. 21 Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itupun segera murtad

Akar mereka tidak pernah mendorong jauh di bawah permukaan.

Intinya adalah ... hanya akar yang tumbuh jauh ke dalam Yesus Kristus membantu kita bertahan saat kekeringan dalam hidup kita. (KM)

Senin, 14 September 2015

JANGAN ANGGAP SEPELE HARAPAN (Do not assume trivial HOPE)


Yohanes 5:5-6 Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit. Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?"

Jangan anggap sepele harapan, kadang penantian agar harapan bisa menjadi realita dibutuhkan kesabaran yang melelahkan.

Kenapa disebut kesabaran yang melelahkan, karena kita tidak pernah bisa tahu kapan harapan itu bisa terjawab.

Dibutuhkan stamina kegigihan iman yang kuat serta kemampuan untuk bertahan atas hal yang sukar dan tidak masuk akal untuk  mengubahnya menjadi kenyataan.

Hasilnya kita bukan hanya mengalami mujizat, tetapi membawa kemuliaan bagi Tuhan, inilah yang disebut berkat yang dilipat gandakan.