Kamis, 12 Maret 2015

SUKSES BERAPA JIWA


Sukses itu bukan bicara seberapa banyaknya uang yang kita miliki, tapi sukses itu adalah seberapa banyaknya kita bisa memberikan harapan baru bagi orang lain. »Merry Riana«

Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Dunia menanamkan pada kita bahwa sukses sama dengan banyak uang dan aset, tetapi kesuksesan yang sejati ialah bila kita bisa memberi banyak harapan kepada orang yang putus asa.

Memperkenalkan Yesus dan membawa mereka kepadaNya adalah sebuah cara yang paling jitu dan tepat, karena Dunia yang sangat rumit ini telah membuat banyak orang tertekan dan stress, mereka kehilangan harapan dan putus asa.

Untuk melakukan semua itu dibutuhkan kasih Kristus dalam hati kita, karena tanpa kasihNya kita pasti tidak sanggup melakukannya.

Hitunglah! berapa banyak orang yang putus asa sudah kita bawa kepada Kristus Yesus? Itulah sukses sejati yang Tuhan ajarkan kepada kita, yang mengaku percaya kepadaNya.


Bila belum ada satupun! Jangan pernah memegahkan diri atas kesuksesan kita dalam mengumpulkan harta dibumi ini, Tuhan tidak pernah melihat harta kita, akan tetapi berapa jiwa yang sudah kita persembahkan bagi Dia. 

Selasa, 10 Maret 2015

LAHIR DARI KEDALAMAN HATI


"Singing is what we do with our voices. Worship is what we do with our hearts." »Mark Batterson«

"Menyanyi adalah apa yang kita lakukan dengan suara kita. Menyembah adalah apa yang kita lakukan dengan hati kita." »Mark Batterson«

Kejadian 24:48 Kemudian berlututlah aku dan sujud menyembah TUHAN, serta memuji TUHAN, Allah tuanku Abraham, yang telah menuntun aku di jalan yang benar untuk mengambil anak perempuan saudara tuanku ini bagi anaknya.

Tatkala kita memiliki suara fals, kita merasa bahwa kita tidak layak untuk menyembah Allah, kita kuatir suara kita tidak akan diterima oleh Allah.

Padahal penyembahan bukan berasal dari suara, tetapi dari kedalaman hati kita yang dipersembahkan sebagai korban ucapan syukur kepadaNya.

Ungkapan kasih dan pengagungan yang lahir dari kedalaman hati yang tulus murni tidak akan pernah terpengaruh oleh situasi dan kondisi, tetapi timbul dari kerinduan untuk mengasihiNya,


Sekalipun suara kita buruk, kita tetap bisa menyembahNya, oleh sebab itu dalam ibadah, sembahlah Dia dengan segenap tubuh, jiwa dan roh, lalu nikmati urapan kasihNya yang begitu indah dan luar biasa yang memulihkan seluruh aspek kehidupan kita.