Senin, 04 Mei 2015

So relax and enjoy the day (Jadi tenanglah dan nikmati hari ini)

karyadim642.blogspot.com
"You may not know what your future holds but God does, so relax and enjoy the day!" »Joyce Meyer«

Anda tidak akan tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi Tuhan tahu, jadi tenanglah dan nikmati hari ini!. »Joyce Meyer«

Markus 4:38 Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?"

Wajar bila kita panik menghadapi situasi kacau balau dan buruk dalam hidup ini, lagipula kepanikan sangat berbahaya dan fatal bila kita hadapi dengan kekuatan sendiri.

Kemapuan yang terbatas sering kali membuat kita keliru dalam mengambil  keputusan, sebab itu carilah Yesus, lalu percaya dan berharap kepadaNya maka hati kita akan menjadi tenang dan teduh.


Yesuslah yang mengendalikan hari ini maupun besok, Dia yang akan memberi perlindungan damai sejahtera dan sukacita, melalui Dia kita pasti menikmati kasih karuniaNya yang berlimpah limpah setiap hari.

Sabtu, 02 Mei 2015

Jadilah buku yang bermanfaat walaupun tanpa judul


Jadilah buku yang bermanfaat walaupun tanpa judul. Namun, jangan menjadi judul tanpa buku. »Pepatah Arab«

2 Raja-raja 20:1 Pada hari-hari itu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Lalu datanglah nabi Yesaya bin Amos, dan berkata kepadanya: "Beginilah firman TUHAN: Sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu, sebab engkau akan mati, tidak akan sembuh lagi."

Ketika orang berada diambang kematian, umumnya ada 3 hal yang diutarakan sebagai penyesalan yaitu iman, keluarga, dan teman-teman.

Betapa menyedihkan ketika di akhir hidup baru sadar bahwa selama ini kita telah menyia-nyiakan hidup ini yaitu mengabaikan panggilan Tuhan dan tidak beribadah dengan sungguh sungguh. 

Pastikan hidup kita benar di hadapan Tuhan, dengan fokus pada prioritas utama kita yaitu menyenangkan hati-Nya

Ketika Raja Hizkia berada di ambang kematiannya, nabi Yesaya berkata  kepadanya, "Sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu!

Selama ini hubungan keluarga tidak terjalin mesra karena begitu banyak waktu yang kita buang untuk hal lain yang tidak terlalu penting, lalu kita menyesal atas sikap kita kepada keluarga "seandainya saya menjadi ayah atau ibu yang lebih baik" atau " seandainya saya menjadi pasangan yang lebih baik" atau "seandainya saya menjadi anak, kakak atau adik yang baik"

Dan terakhir teman-teman! berapa banyak sahabat baik yang kita miliki? saat kita berada di ujung maut dimana mereka? 


Puji Tuhan!, Masih ada kesempatan disisa waktu hidup kita saat ini, mari perbaiki hubungan kita dengan Tuhan, keluarga dan para sahabat, agar kita berkenan dihadapan Tuhan dan manusia.