Kamis, 31 Desember 2015
Rabu, 30 Desember 2015
Selasa, 29 Desember 2015
Senin, 28 Desember 2015
SEPULUH HUKUM TAURAT
SEPULUH HUKUM TAURAT
Lalu Allah mengucapkan segala
firman ini:
Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari
tanah Mesir, dari tempat perbudakan.
Jangan ada padamu allah
lain di hadapan-Ku.
Jangan membuat bagimu
patung yang menyerupai apapun yang ada di langit
di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah
bumi.
Jangan sujud menyembah
kepadanya atau beribadah kepadanya,
sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan
kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat
dari orang-orang yang membenci Aku,
tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu
orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada
perintah-perintah-Ku.
Jangan menyebut nama
TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah
orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.
Ingatlah dan kuduskanlah
hari Sabat: enam
hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi
hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu
pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu
laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat
kediamanmu.
Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan
bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah
sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.
Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di
tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.
Jangan membunuh.
Jangan berzinah.
Jangan mencuri.
Jangan mengucapkan saksi
dusta tentang sesamamu.
Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau
hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai
sesamamu."
Minggu, 27 Desember 2015
Sabtu, 26 Desember 2015
Rabu, 23 Desember 2015
Selasa, 22 Desember 2015
Senin, 21 Desember 2015
Minggu, 20 Desember 2015
Sabtu, 19 Desember 2015
TUHAN MENETAPKAN LANGKAH-LANGKAHKU
Mazmur
37:23
Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan
kepada-Nya.
Kalau kita baca Kitab Kejadian 24, bagaimana seorang
bujang Abraham (di perkirakan namanya Eliezer) mendapatkan perintah untuk mencari pasangan hidup untuk anaknya
Ishak, hamba tersebut disumpah untuk melakukan kehendak tuannya dengan benar.
Dalam perjalanannya mencari Pasangan hidup anak Tuannya, dia
tidak mengenal saudara Abraham, dia tidak tahu tempat yang pasti dimana
tinggalnya, bahkan tempat yang ditujuhnya sangat jauh, serta berbahaya sekali
karena pada zaman itu perjalanan tidak semudah sekarang.
Tetapi Bujang Abraham ini denga bersumpah
melakukan perintah Tuannya dan dalam perjalannnya dia yang merasa tempat dimana
saudara tuannya sudah dekat berdoa kepada Tuhannya Abraham dan meminta tanda, (Kejadian 24:12-15), dan ada ayat yang lainnya menulis:
Amsal 3:6 “Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Dia akan
meluruskan jalanmu”,
Maka Tuhanpun menjawab apa yang dimintakannya itu,
dia mendapatkan Ribka calon dari isteri Ishak. Dan membawanya kepada Abraham.
Bukankah demikian kita yang telah menjadi orang percaya harus mengharapkan Tuhan menuntun kita dengan
setia sebagaimana Tuhan menuntun Bujang Abraham.
Seperti bujang Abraham yang kepercayaan begitu
luar biasa kepada Tuhan-Nya Abraham, maka demikianlah kepercayaan kita kepada
Tuhan Yesus, kita harus percaya dengan sungguh-sungguh dia menuntun kita,
memberkati usaha kita, pekerjaan kita, pendidikan kita, anak-anak kita,
keluarga kita, pelayanan kita, dan lain-lainnya.
Seperti
lagu lama dibawah ini :
Tiap langkahku diatur oleh Tuhan
Dan tangan kasih-Nya memimpinku
Di tengah g'lombang dunia menakutkan
Hatiku tetap tenang teduh
Chorus:
Tiap langkahku, ku tahu yang Tuhan
pimpin
Ke tempat tinggi ku dihantar-Nya
Hingga sekali nanti aku tiba
Di rumah Bapa Sorga yang baka
Verse 2:
Di waktu imanku mulai lemah
Dan bila jalanku hampir sesat
Ku pandang Juruselamatku yang Esa
Aku kuat sebab Tuhan dekat -
Jumat, 18 Desember 2015
Kamis, 17 Desember 2015
KELAHIRAN YESUS KRISTUS
Kelahiran Yesus Kristus
adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata
ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
Karena Yusuf
suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di
muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.
Tetapi ketika
ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan
berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai
isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
Ia akan
melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah
yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."
Hal itu terjadi
supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:
Sesungguhnya,
anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka
akan menamakan Dia Imanuel --yang berarti: Allah menyertai kita.
Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti
yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai
isterinya,
tetapi tidak bersetubuh
dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia
Yesus.
KAYA ATAU MISKIN
Roma
8:6
Karena
keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera.
Paulus
bukan saja sedang berbicara tentang kehidupan, melainkan hidup yang
berkelimpahan.
Hidup
berkelimpahan, berarti kita mengalami kepenuhan dan kelimpahan rohani.
Atau
apakah kehidupan Rohani kita itu penuh pergumulan ?
Apakah
anda mengalami kepenuhan dari kehidupan Kristen
?
Atau
apakah anda bergumul dari hari ke hari, tidak tahu entah apakah anda akan bisa
bertahan atau tidak pada keesokan
harinya ?
Persoalannya
terletak pada pikiran anda, apakah rohani atau dikuasai kedagingan.
Jika
anda tidak berpola pikir rohani, anda bukan saja tidak akan mampu bertahan,
anda akan mati!
Berpola
pikir dunia berarti mati! Tetapi berpola pikir rohani berarti “hidup dan damai
sejahtera.”
Disini
‘damai sejahtera’ melambangkan seluruh kepenuhan kehidupan Kristen.
Jadi
sekalipun kamu KAYA RAYA tetapi kamu tidak mengenal Kristus dan percaya kepada-Nya, kamu MISKIN dihadapan Tuhan. Tetapi jika anda sudah MISKIN JASMANI terus tidak
mengenal Kristus matilah kau....
Biarpun
miskin secara jasmani selama semuanya itu dikerjakan dengan benar dan kamu
mengenal Kristus dan percaya kepada-Nya, maka kamu pasti hidup dan hidup dalam
kelimpahan yang tidak dapat dinilai oleh prinsip kedagingan.
Apalagi
kamu kaya secara materi dan mengenal Kristus serta percaya kepada-Nya serta
melakukan kehendaknya dengan sungguh-sungguh. Maka berbahagialah engkau dibumi
dan di Surga.
Bekasi, 17 Desember 2015
karyadim642.blogspot.com
Rabu, 16 Desember 2015
Selasa, 15 Desember 2015
Senin, 14 Desember 2015
TUJUH CAWAN MURKA (Ketujuh Malapetaka)
TUJUH CAWAN MURKA
(Ketujuh Malapetaka)
Dan aku mendengar
suara yang nyaring dari dalam Bait Suci berkata kepada ketujuh malaikat itu:
"Pergilah dan tumpahkanlah ketujuh cawan murka Allah itu ke atas
bumi."
Maka
pergilah malaikat yang pertama dan ia
menumpahkan cawannya ke atas bumi; maka timbullah bisul yang jahat dan yang
berbahaya pada semua orang yang memakai tanda dari binatang itu dan yang
menyembah patungnya.
Dan malaikat yang kedua menumpahkan cawannya ke atas laut;
maka airnya menjadi darah, seperti darah orang mati dan matilah segala yang
bernyawa, yang hidup di dalam laut.
Dan
malaikat yang ketiga menumpahkan cawannya
atas sungai-sungai dan mata-mata air, dan semuanya menjadi darah.
Dan aku mendengar malaikat yang berkuasa atas air itu berkata:
"Adil Engkau, Engkau yang ada dan yang sudah ada, Engkau yang kudus, yang
telah menjatuhkan hukuman ini.
Karena
mereka telah menumpahkan darah orang-orang kudus dan para nabi, Engkau juga
telah memberi mereka minum darah; hal itu wajar bagi mereka!"
Dan
aku mendengar mezbah itu berkata: "Ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa, benar
dan adil segala penghakiman-Mu."
Dan malaikat yang keempat menumpahkan cawannya ke atas
matahari, dan kepadanya diberi kuasa untuk menghanguskan manusia dengan api.
Dan
manusia dihanguskan oleh panas api yang dahsyat, dan mereka menghujat nama
Allah yang berkuasa atas malapetaka-malapetaka itu dan mereka tidak bertobat
untuk memuliakan Dia.
Dan malaikat yang kelima menumpahkan cawannya ke atas takhta
binatang itu dan kerajaannya menjadi gelap, dan mereka menggigit lidah mereka
karena kesakitan,
dan
mereka menghujat Allah yang di sorga karena kesakitan dan karena bisul mereka,
tetapi mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan mereka.
Dan
malaikat yang keenam menumpahkan cawannya ke
atas sungai yang besar, sungai Efrat, lalu keringlah airnya, supaya siaplah
jalan bagi raja-raja yang datang dari sebelah timur.
Dan aku melihat dari
mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga
roh najis yang menyerupai katak.
Itulah
roh-roh setan yang mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib, dan mereka pergi
mendapatkan raja-raja di seluruh dunia, untuk mengumpulkan mereka guna
peperangan pada hari besar, yaitu hari Allah Yang Mahakuasa.
Lihatlah, Aku datang
seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan
pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan
kemaluannya.
Lalu
ia mengumpulkan mereka di tempat, yang dalam bahasa Ibrani disebut Harmagedon.
Dan malaikat yang ketujuh menumpahkan cawannya ke angkasa. Dan dari
dalam Bait Suci kedengaranlah suara yang nyaring dari takhta itu, katanya:
"Sudah terlaksana."
Maka
memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang
dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu
hebatnya gempa bumi itu.
Lalu terbelahlah kota besar itu menjadi tiga bagian dan
runtuhlah kota-kota bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Maka teringatlah
Allah akan Babel yang besar itu untuk memberikan kepadanya cawan yang penuh
dengan anggur kegeraman murka-Nya.
Dan
semua pulau hilang lenyap, dan tidak ditemukan lagi gunung-gunung.
Dan
hujan es besar, seberat seratus pon, jatuh dari langit menimpa manusia, dan
manusia menghujat Allah karena malapetaka hujan es itu, sebab malapetaka itu
sangat dahsyat.
Minggu, 13 Desember 2015
Sabtu, 12 Desember 2015
Jumat, 11 Desember 2015
Kamis, 10 Desember 2015
TUJUH KEMENANGAN
- Barang Siapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah.
- Barang siapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua.
- Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang di atasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapapun, selain oleh yang menerimanya.
- Barangsiapa menang dan melakukan pekerjaan-Ku sampai kesudahannya, kepadanya akan kukaruniakan kuasa atas bangsa-bangsa, dan ia akan memerintah mereka dengan tongkat besi; mereka akan diremukan seperti tembikar tukang periuk – sama seperti yang Kuterima dari Bapa-Ku – dan kepadanya akan Kukaruniakan bintang Timur.
- Barang siapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan dihadapan para malaikat-Nya.
- Barang siapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, Yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.
- Barangsiapa menang, ia
akan Kududukan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Aku pun telah menang dan duduk
bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.
Langganan:
Komentar (Atom)