Selasa, 31 Maret 2015

JATUH BANGUN DALAM DOSA MEMBUAT SULIT BERKEMBANG


Banyak orang mau hidup berkemenangan, tapi selalu merasa kesulitan untuk mendapatkannya, mereka jatuh bangun dalam masalah dan dosa. »Ruyandi Hutasoit«

2 Timotius 3:7 yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran.

Sesungguhnya ikatan dosa begitu membebani hidup kita, membuat rohani kita sulit untuk berkembang dan maju.

Mengenal dan hidup dalam kebenaran adalah syarat kunci untuk hidup berkemenangan, bila tidak kita akan tetap hidup dalam masalah dan dosa.

Kebenaran sejati hanya bisa kita dapatkan dari Yesus Kristus Juru selamat kita, karena itu ijinkan Dia bekerja dalam hati kita, untuk menguduskan dan membenarkan seluruh aspek hidup kita.


Sebab hanya Dia yang dapat melepaskan dan memerdekakan kita dari segala ikatan dan belenggu dosa agar kita jadi orang yang bebas merdeka untuk hidup dalam kemenangan.

Kamis, 26 Maret 2015

PENTINGNYA IBADAH PRIBADI DAN KORPORAT


"You can celebrate God in crowd, but you can only get to know God one on one." »Wayne Cordeiro«

"Kita bisa merayakan Tuhan bersama dalam kelompok besar, tapi kita hanya bisa mengenal Tuhan secara pribadi." »Wayne Cordeiro«

Ibrani 10:25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti yang dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, terlebih lagi sementara kamu melihat hari Tuhan semakin mendekat.

Ibadah secara korporat membangkitkan api kerohanian kita dalam menikmati kebaikan, kemenangan dan sukacita.

Sedangkan pengalaman pribadi yang dibangun melalui keintiman bersama Tuhan akan memacu pertumbuhan rohani kita menjadi semakin baik.

Jadi agar rohani kita bertumbuh secara seimbang butuh keduanya, baik dalam ibadah korporat yang kita lakukan bersama sama, maupun hubungan pribadi kita dengan Tuhan. 


Matius 5:1 Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya.

Rabu, 25 Maret 2015

MENCOBA MENYENANGKAN TUHAN


"We try to please God without taking the time to walk with Him and develop a relationship with Him. This is impossible to do." »Jerry Bridges«

"Kita mencoba menyenangkan Tuhan tanpa mengambil waktu untuk berjalan dengan Dia dan membina hubungan dengan Dia. Hal itu mustahil untuk dilakukan." »Jerry Bridges«

Mazmur 25:14 TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

Hubungan adalah bagian terpenting dari sebuah hasil, semakin baik hubungan tersebut semakin baik pula hasil yang kita capai, hubungan yang baik baru bisa tercapai jika dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.

Sebagai manusia kita bersyukur bila Allah dengan segala ke-MAHA-anNYA mau bergaul karib dengan kita serta menjadikan kita sebagai sahabatNya.

Sewajarnya kita mawas diri, dengan menyembahNya sebagai Allah yang wajib kita agungkan dalam segala aspek hidup kita.

Sikap yang benar akan mendatangkan perkenanan Tuhan, sehingga apapun yang menjadi rahasia bagi Allah diberitahukan kepada kita.


Alangkah nikmatnya hidup yang kita jalani, bila kita mengetahui jalanNya, sehingga keberhasilan menjadi milik kita.

Selasa, 24 Maret 2015

PROBLEMS


"We need to be in awe of God, not our problems." »Judah Smith«

"Kita perlu kagum akan Tuhan, bukan akan permasalahan kita." »Judah Smith«

1 Korintus 10 : 13 Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

Bila dirunut dan direnungkan, sampai hari ini tidak ada satupun pencobaan yang membuat kita mati, malahan melalui pencobaan kita bertumbuh semakin hari semakin kuat, pandai dan bijaksana.

Jadi Tuhan tidak pernah salah bila mengatakan pencobaan yang kita alami seberat apapun adalah pencobaan biasa.

Bila pencobaan yang kita alami terasa berat, berpalinglah kepadaNya, lalu baca ayat diatas berulang ulang sampai meresap kerelung hati kita.


Percayalah! seberat apa pencobaan yang kita alami pasti terasa ringan, karena Roh Kudus yang akan mengangkat semua beban beban kita.

Minggu, 22 Maret 2015

We are not reservoirs.


We are not reservoirs, but channels of blessing, to share with others what God has graciously given to us. »Warren Wiersbe«

Kita bukanlah sebuah bendungan, tetapi saluran berkat, untuk membagikan kepada orang lain apa yang Tuhan telah berikan kepada kita »Warren Wiersbe«

Amsal 25:16 Kalau engkau mendapat madu, makanlah secukupnya, jangan sampai engkau terlalu kenyang dengan itu, lalu memuntahkannya.

Daya tampung sebesar apapun pasti ada kapasitasnya, bila diisi terlalu banyak akan luber keluar jadi terbuang percuma.

Ketika berkat itu datang sebaiknya kita menjadi saluran berkat, karena sangat baik bagi kita dan bagi penerima.

Orang yang serakah akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk menahan agar berkat tersebut tidak kemana mana, sikap yang demikian akan menyumbat datangnya berkat berkat lain yang mungkin memiliki nilai yang lebih tinggi.


Miliki sikap hati yang benar, jangan tahan berkat biasa, agar berkat yang luar biasa datang dalam kehidupan kita.

Sabtu, 21 Maret 2015

THE TWIN KILLERS OF SUCCESS


"The twin killers of success are Impatience and Greed." »Jim Rohn«

"Pembunuh kembar dari kesuksesan adalah ketidaksabaran dan keserakahan." »Jim Rohn«

Amsal 16:32 Orang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.

Sukses hanya bisa dicapai melalui kesabaran, tidak ada orang yang berhasil sukses hanya dalam sehari, melainkan harus dilakukan dengan tekun, berhari hari, berbulan bulan, bahkan bertahun tahun, sampai tercapainya kesuksesan.

Orang yang serakah adalah orang yang tidak pernah puas, sampai matipun ia tidak pernah merasa sukses, padahal mungkin saat itu dia sudah sukses.

Tinggal tenang dan percaya kepada Tuhan, merasakan dan menikmati kasih sayang Tuhan setiap saat, itulah kesuksesan yang indah.


Mazmur 1:3-4 "Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin."

Jumat, 20 Maret 2015

MENERIMA SEGALA SESUATU DENGAN SUKACITA


"The best way to show your gratitude to God and people is to accept everything with joy." »Anonymous«

"Cara terbaik untuk menunjukkan pengucapan syukur kepada Tuhan & orang lain adalah dengan menerima segala sesuatu dengan sukacita." »Anonim«

Matius 26:39 "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Sadar tidak sadar kita sering menjadikan Tuhan sebagai "Tukang ACC" permintaan kita, bahkan kadang kita suka "mendikte" Tuhan..., tidak ada yang salah dengan meminta sesuatu kepada Tuhan, karena kiita memang memiliki kesempatan untuk meminta apa saja dari Dia.

Tetapi kita harus ingat bahwa Dia adalah Allah Yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi, penguasa alam semesta, karena itu sadarilah, bahwa Dia berhak mengabulkan atau menolak permintaan kita.


Jadi apapun hasilnya sedikitpun kita tidak berhak untuk marah atau ngambeg kepadaNya, melainkan tetap menerima segala sesuatu dengan penuh sukacita dan ucapan syukur.

Kamis, 19 Maret 2015

IDE TERHEBAT


Ide terhebat sekalipun jika tidak ditindak lanjuti tidak akan berarti apa apa, seperti seseorang yang menginginkan segelas susu, dan hanya duduk dionggokan rumput, menunggu seekor sapi perah menghampirinya. »Curtis Grant«

Amsal 10:4 "Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya."

Banyak orang hanya bermimpi, bahkan mimpi didalam ide yang hebat hebat & muluk muluk.

Namun mereka hanya menunggu saja, tidak bergerak, bahkan bergerakpun berlamban lamban sehingga idenya tidak pernah menjadi kenyataan.

Akhirnya kegagalan selalu datang didalam hidupnya, jangan menyalahkan Tuhan !

Tuhan memberi udara, matahari, bumi, air, yang sama kepada setiap makhluk, bahkan Firman yang sama juga diberikan kepada kita, didalam firmanNya ada lebih dari empat ribu ide dan janji janji Nya yang luar biasa.


Perbedaannya adalah apakah kita percaya, setengah percaya, atau sama sekali tidak percaya kepada Nya. Renungkanlah kita ada dikelompok yang mana?

Selasa, 17 Maret 2015

SEBAB AKU BERSYUKUR


Tetapi kita bisa memilih untuk percaya pada hati-Nya, bahkan ketika kita tak bisa menemukan jejak langkah-Nya. »Greg Laurie«

Mazmur 42:11 Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

Bukan hal yang aneh bahwa bagi orang yang paling spiritual sekalipun pasti pernah mengalami hari-hari yang penuh keraguan.

Musa tertekan akibat keluhan yang bertubi tubi dari bangsa Israel dalam keadaan tersebut musa sampai kepingin mati, agar bisa lepas dari tugasnya.

Elia, setelah berhasil membunuh 450 nabi Baal di Gunung Karmel, ketika mendengar ancaman Izebel, istri Raja Ahab, ia pun menjadi begitu takut, sampai dia mau mati.

Yeremia, nabi besar, juga mengalaminya. Dia dicela dan dihina karena Firman Tuhan, tertekan membuatnya ingin berhenti memberitakan Firman Tuhan.

Yeremia 20:8-9 Tetapi apabila aku berpikir: "Aku tidak mau mengingat Dia dan tidak mau mengucapkan firman lagi demi nama-Nya", maka dalam hatiku ada sesuatu yang seperti api yang menyala-nyala, terkurung dalam tulang-tulangku; aku berlelah-lelah untuk menahannya, tetapi aku tidak sanggup

Bahkan rasul Paulus pun juga mengalami hari-hari yang penuh keputusasaan, dalam suratnya kepada para jemaat di Korintus, dia menulis, "Sebab kami mau, saudara-saudara, supaya kamu tahu akan penderitaan yang kami alami di Asia Kecil. Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat, sehingga kami telah putus asa juga akan hidup kami (2 Korintus 1:8).

Jadi kita bukan satu-satunya yang pernah dihadapkan pada keraguan atau ketidak pastian atau menjadi bingung mengapa Allah tidak bekerja dengan cara yang kita mau, mungkin kita sedang berada di tengah-tengah pekerjaan Allah dan tidak dapat melihat gambaran besar sebagaimana Dia melihatnya.


Bersyukurlah kepadaNya, karena sampai saat ini kita masih memiliki nafas kehidupan, seberapa kecilpun kita masih bisa menikmati kasih karuniaNya.