Kamis, 23 Juli 2015

PERTOLONGAN TUHAN BAGI YANG PATAH SEMANGAT, 1 Raja-raja 19:4



1 Raja-raja 19:4
“Tetapi ia sendiri masuk ke padang gurun sehari perjalanan jauhnya, lalu duduk di bawah sebuah pohon arar. Kemudian ia ingin mati, katanya: "Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku."

Kala waktu dalam perjalanan iman kita kepada Tuhan, kita mengalami kelelahan rohani dan patah semangaat, sudah rajin dan setia tetapi kok mengalami masalah dan beban yang berat, sehingga membuat kita mengalami yang disebut kelelehan rohani, ketika kita mengalami hal demikian Tuhan sangat baik ia senang menopang kita kembali untuk  segar dan sukacita mengiring kehidupan kita.

Seperti yang kita lihat dalam ayat diatas bagaimana seorang nabi Elia yang begitu dekat dan perkasa dengan kuat kuasa Tuhan  iapun pernah mengalami kelelahan dan ketakutan dalam pelayanannya kepada Tuhan melalui bangsa Israel.

Elia yang sebelumnya melakukan perintah Tuhan yang dasyat menegur seorang Raja, beradu iman dengan Nabi baal yang 450 orang dan nabi Asyera yang 400 orang untuk dapat membakar korban tanpa api, dan akhirnya membunuh semua nabi baal. Tetapi ternyata kehebatan Elia bersama dengan Tuhan tidak menghilangkan ketakutannya kan hidup, seorang wanita yang bernama Izebel mengancamnya akan membunuhnya, Elia ketakutan dan lari dari Israel.

Kitapun juga sering mengalami perjalanan iman yang luar biasa, sakit disembuhkan, menganggur dapat pekerjaan, usaha menjadi berhasil, suami dipulihkan dari hidupnya yang tidak benar, anak bermasalah dipulihkan, dan lain-lain kebaikan Tuhan yang kita terima, tetapi kita bisa menjadi kecewa dan patah semangat ketika kita mendengar orang lain menegur kita, orang lain menjelek-jelekan kita. Kita bisa cepat patah semangat dan kecewa, tidak mau berdoa, malas beribadah, dan lain-lain tindakan kekecewaan yang kita lakukan.

Tetapi ketika Tuhan melihat bagaimana Elia ketakutan dan kecewa dalam hidupnya menghadapi masalah yang dihadapinya, Tuhan menghadapi Elia dengan penuh pengertian dan perhatian, mari kita lihat cara Tuhan memulihkan. Lihat Ibrani 4:14-15 :
    1.     Tuhan membiarkan Elia tidur. 1 Raja-raja 19:5-6.

Istirahat itu baik, ketika kita lelah yang terbaik adalah istirahat, dan itulah yang dilakukan Tuhan membiarkan Elia tidur, kalau saudara lelah dalam pengiringan akan Tuhan beristirahatlah, ambil waktu yang baik dalam kesendirian samapai kita merasa segar kembali.

     2.    Tuhan memberi makan kepada Elia. 1 Raja-raja 19:5-7.
Dalam istirahatnya Elia Tuhan memberinya makan sampai kenyang, demikian juga kita didalam istirahat kita jasmanipun perlu disaih makan, demikian juga rohani kita perlu dikasih makan dengan baca firman, sampai kenyang, sehingga menimbulkan kekuatan untuk mengahadapi kehidupan selanjutnya atau melakukan perintah Tuhan selanjutnya. Dalam kuat kuasa-Nya.

     3.    Tuhan mengunjungi Elia dengan kuasa dan hadirat-Nya. 1 Raja-raja 19:11-13
Ketika Elia sedang dalam kelelahan dan beristirahat maka Tuhan menyatakan kasih-Nya untuk menguatkan Elia dengan kehadiran-Nya dalam kesendiriannya, dan seteleh itu baru Tuhan memintanya melayani kembali tugas-tugas yang Tuhan kasih.

Demikian juga ketika kita dalam kelemahan dan kelelhan baik jasmani maupun rohani, kita harus istirahat dan dalam istirahat kita tuhan akan datang kepada kita dengan kuasa dan hadirat=Nya yang luar biasa sehingga kita dikuatkan dan disegarkan kembali.

     4.    Tuhan memberi kita teman yang sejiwa dan sehati. 1 Raja-raja 19;16; 19-21.
Ketika Elia diperintahkan Tuhan, ia tidak dibiarkan sendiri tetapi diberi teman yang sejiwa dan sehati yaitu Elisa, sehingga ia mendapatkan kekuatan dalam melayani Tuhan di Israel.

Demikian juga kita ketika kita sudah disegarkan dengan kuasa dan hadirat-Nya, tuhan minta kita melayani pekerjaan-Nya dan tuhan memberikan kepada kita teman yang sejiwa dan sehati yaitu PARAKLETOS (Roh Kudus). (Kisah 1:8) yang akan menemani dan menolong kita dalam melayani tugas-Nya.

Marilah sekalipun kita lemah, tak berdaya, penuh dengan beban dan masalah, tetapi Tuhan akan memberikan solusinya kepada kita seperti yang diuraikan kalimaat diatas, sampai kita segar dan kuat kembai untuk melakukan tugasnya dimana kita ditempatkan Tuhan.


Bekasi, 23 Juli 2015

Senin, 20 Juli 2015

PENYEMBAHAN BERHALA/PAGANISM. 2 Tawarikh 33:1-13


2 Tawarikh 33:1-13
Raja Manasye
1 Manasye berumur dua belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan lima puluh lima tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. 
2 Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, sesuai dengan perbuatan keji bangsa-bangsa yang telah dihalaukan TUHAN dari depan orang Israel. 
3 Ia mendirikan kembali bukit-bukit pengorbanan yang telah dirobohkan oleh Hizkia, ayahnya; ia membangun mezbah-mezbah untuk para Baal, membuat patung-patung Asyera dan sujud menyembah kepada segenap tentara langit dan beribadah kepadanya. 
4 Ia mendirikan mezbah-mezbah di rumah TUHAN, walaupun sehubungan dengan rumah itu TUHAN telah berfirman: "Di Yerusalem nama-Ku akan tinggal untuk selama-lamanya!" 
5 Dan ia mendirikan juga mezbah-mezbah bagi segenap tentara langit di kedua pelataran rumah TUHAN. 
6 Bahkan, ia mempersembahkan anak-anaknya sebagai korban dalam api di LebakBen-Hinom; ia melakukan ramal, telaah dan sihir, dan menghubungi para pemanggil arwah dan para pemanggil roh peramal. Ia melakukan banyak yang jahat di mata TUHAN, sehingga ia menimbulkan sakit hati-Nya. 
7 Ia menaruh juga patung berhala yang telah dibuatnya dalam rumah Allah, walaupun Allah telah berfirman kepada Daud dan kepada Salomo, anaknya: "Dalam rumah ini dan di Yerusalem, yang telah Kupilih dari antara segala suku Israel, Aku akan menaruh nama-Ku untuk selama-lamanya! 
8 Aku tidak akan membuat pula orang Israelberjejak ke luar dari tanah yang telah Kutentukan untuk nenek moyangmu, asal saja mereka melakukan dengan setia segala yang telah Kuperintahkan kepada mereka dengan perantaraan Musa, yakni segala hukum, ketetapan dan peraturan." 
9 Tetapi Manasye menyesatkan Yehuda dan penduduk Yerusalem, sehingga mereka melakukan yang jahat lebih dari pada bangsa-bangsa yang telah dipunahkan TUHAN dari depan orang Israel. 
10 Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Manasye dan rakyatnya, tetapi mereka tidakmenghiraukannya. 
11 Oleh sebab itu TUHAN mendatangkan kepada mereka panglima-panglima tentara raja Asyur yang menangkap Manasye dengan kaitan, membelenggunya dengan rantai tembaga dan membawanya ke Babel. 
12 Dalam keadaan yang terdesak ini, ia berusaha melunakkan hati TUHAN, Allahnya; ia sangat merendahkan diri di hadapan Allah nenek moyangnya, 
13 dan berdoa kepada-Nya. Maka TUHAN mengabulkan doanya, dan mendengarkan permohonannya. Ia membawanya kembali ke Yerusalem dan memulihkan kedudukannya sebagai raja. Dan Manasye mengakui, bahwa TUHAN itu Allah.

Manasye diangkat menjadi raja dalam Usia 12 (dua belas) tahun, menggantikan ayahnya yang  meninggal. Ia memerintah di Yerusalem selama 55 (lima puluh lima ) tahun lamanya.
Tapi ternyata dalam perjalanan pemerintahannya ini dia melakukan hal yang sangat jahat dihadapan Tuhan, dikatakan Manasye melakukan yang jahat di mata Tuhan, apa saja kejahatan yang dilakukan Manasye kepada Tuhan ?

1.   Melakukan KEJAHATAN YANG KEJI  yang telah dilakukan bangsa-bangsa yang telah dihalau Tuhan. Ayat 2
-       Mendirikan BUKIT PENGORBANAN.
-       Membangun  MEZBAH UNTUK BAAL.
-       Membuat Patung-patung ASYERA.
-       Sujud menyembah kepada TENTARA LANGIT.
-       Mempersembahkan anak-anaknya sebagai korban dalam api.
-       Melakukan RAMAL, TELAAH, SIHIR.
-       Berhubungan dengan PEMANGGILAN ARWAH.
-       Berhubungan dengan PEMANGGIL ROH PERAMAL.

2.    MEMYESATKAN Yehuda dan Yerusalem.  Ayat 9
Sehingga mereka melakukan dosa yang lebih jahat dari bangsa yang telah dihalau Tuhan.

Semuanya ini menimbulkan Sakit Hati Tuhan, padahal Tuhan memberikan janji yang luar biasa.:
     a.    Di Yerusalem nama-Ku akan tinggal untuk selama-lamanya. Ayat 4b, 7b.
     b.    Tidak akan dapat keluar dari Tanah Perjanjian.
Hal ini dapat dinikmati selama Israel melakukan perintah-perintah Tuhan. Ayat 8b yaitu :
-       Segala Hukum                     (The Whole Law)
-       Ketetapan-ketetapan          (The Statutes)
-       Peraturan-peraturan           (The Ordinances)

Tapi Tuhan baik , Dia menegor dan mengingatkan Yehuda dan Yerusalem akan kesalahan dan dosa mereka, tetapi mereka tidak menghiraukannya. Akibatnya Tuhan menghukum Manasye, melalui tentara Asyur, Manasye ditangkap dan dibelenggu serta dibawa ke Babel.

3.    KETIKA MASALAH DATANG, DATANGLAH KEPADA TUHAN. Ayat 13
-       Dengan MERENDAHKAN DIRI . ayat 12, 2 Tawarikh 7:14
-       Berdoa kepada Tuhan. Ayat 13
-       Mengakui bahwa Tuhan itu Allah.

Raja Manasye yang telah dimuliakan Tuhan menjadi Raja tetapi tidak memegang amanah itu dengan benar, tetapi malah sebaliknya dia melakukan kesalahan yang menyakiti hati Tuhan dan lebih luar biasa lagi dia membawa bangsanya melakukan seperti apa yang dilakukannya. tetapi

TUHAN PENUH BELAS KASIH.
Ketika Raja Manasye menyadari kesalahan dan dosanya yang menyakiti hati Tuhan, dia datang kepada Tuhan dan merendahkan dirinya dan mengakui dosa-dosanya maka Tuhan menolongnya, Manasye dibawa Tuhan kembali ke Yerusalem dan memulihkan Kerajaannya.

Dari Perikop dan uraian diatas kita diinggatkan tentang bagaimana seorang Manusia yang dimuliakan Tuhan, tetapi melupakan dan menyakiti Tuhan-Nya, bahkan melakukan hal yang lebih jahat lagi yaitu mengajak umat berbuat dosa.

Itupun menjadi peringatan  untuk kita, ketika kita sudah diberkati dengan kedudukan, kekayaan, berkat yang berlimpah, inga-inga jangan lupakan Tuhanmu yang telah meberkatimu, apalagi membawa keluargamu untuk menjauh dari Tuhan, bahkan tidak lagi menghormati atas segala kebaikan_Nya dalam hidup kita.

Tetapi kalau kita sadar dan minta ampun kepada tuhan dan kembali beribadah kepada dengan segal ucapan syukur, Tuhan pasti mengampuni kita dan memulihkan keadaan kita. 1 Yohanes 1:8-9

Bekasi, 20 Juli 2015