Jumat, 28 Februari 2014

Bahasa Ibrani dan Sejarah perkembangannya yang singkat.

karyadim642.blogspot.com

Bahasa Ibrani adalah bagian dari keluarga bahasa Shemitic (Semitik) Asia barat daya. Nama ini diberikan oleh para ahli modern) berasal dari anak Nuh, Sem (Kejadian 5:32; 6:10). Keturunan Sem disebutkan dalam Kejadian 10:21-31 sebagai bangsa Arab, Ibrani, Syria, Aram, dan Asyur. Dalam kenyataannya, beberapa bahasa Semitik digunakan oleh bangsa-bangsa yang disebutkan dalam garis Ham (Kejadian 10:6-14), Kanaan, Fenisia, dan Etiopia.

Bahasa Ibrani adalah bagian dari kelompok barat laut dari bahasa-bahasa Semitik ini. 

Para ahli modern memiliki sampel-sampel dari kelompok bahasa-bahasa kuno ini dari:
A. Amori (Tablet Mari dari abad 18 SM dalam bahasa Akkadia)
B. Kanaan (Tablet Ras Shamra dari abad 15 dalam bahasa Ugaritic)
C. Kanaan (Surat-surat Amarna dari abad 14 dalam bahasa Akkadia Kanaan)
D. Fenisia (Bahasa Ibrani menggunakan abjad Fenisia)
E. Moab (batu Mesha, 840 SM)
F. Aram (bahasa resmi Kekaisaran Persia yang digunakan di Kejadian 31:47 [2 kata]; Yeremia 10:11; Daniel 2:4b-6; 7:28; Ezra 4:8-6:18; 7:12-26 dan dipakai oleh orang Yahudi di abad pertama Palestina).

Bahasa Ibrani disebut “bahasa Kanaan” dalam Yesaya 19:18. Pertama kali disebut “Ibrani” dalam pembukaan dari Ekklusiastikus (Hikmat Ben Sirakh) sekitar 180 SM (dan di beberapa tempat awal yang lain, lih. Kamus Alkitab Anchor, vol. 4, hal. 205 dst.). Bahasa ini berhubungan sangat dekat dengan bahasa Moab dan Bahasa yang digunakan di Ugarit.

Contoh-contoh bahasa Ibrani kuno di luar Alkitab adalah :
A. Kalender Gezer, 925 SM. (tulisan seorang anak sekolah)
B. Prasasti Siloam, 705 SM. (tulisan-tulisan terowongan)
C. Ostraca Samaria, 770 SM. (catatan-catatan pajak pada pecahan gerabah)
D. Surat-surat Lakhis, 587 SM. (komunikasi-komunikasi perang)
E. Koin-koin dan meterai-meterai Makabe
F. Beberapa naskah Gulungan Kitab Laut Mati

Sebagaimana semua bahasa-bahasa Semitik lain, bahasa ini dikarakteristikkan oleh kata-kata yang tersusun dari tiga konsonan (akar tiga konsonan). Ini merupakan bahasa terinfleksi.

Akar tiga konsonannya merupakan arti kata dasarnya, sementara awalan, akhiran, atau sisipannya menunjukkan fungsi-fungsi sintaksisnya (huruf-huruf hidup yang ditambahkan kemudian, lih. Sue Green, Analisis Kebahasaan dari Bahasa Ibrani Alkitab. hal. 46-49).


Kosa kata Ibrani mendemonstrasikan suatu perbedaan antara prosa dan puisi. Arti-arti kata dihubungkan dengan etimologi-etimologi rakyat (bukannya asal-usul kebahasaannya). Permainan-permainan kata dan permainan-permainan bunyi adalah cukup lazim (paronomasia).

Bekasi, 28 Pebruari 2014


karyadim642.blogspot.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar